Harga Kepokmas Jelang Imlek dan Ramadan Merangkak Naik
- 09 Feb 2026 15:04 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang - Menjelang Hari Waisak, dan Ramadan tahun 2026, harga beras di Kabupaten Subang masih cukup tinggi. Tak hanya harga beras yang naik juga harah kebutuhan pokok masyarakat lainnya, juga ikut naik.
Hal. Itu diungkapkan salah seorang ibu rumah tanggal asal Kasomalang Subang Iis Aisyah, hampir seluruh harga kebutuhan pokok masyarakat melonjak. Sehingga membuat prihatin kaum perempuan, yang semakin hari harga kebutuhan pokok masyarakat tersebut terus menunjukan peningkatan.
"Belum juga mereda, paska Natal dan Tahun Baru, sekarang harga kepokmas tersebut kembali naik," ungkap Iis kepada RRI di Subang, Senin 9 Februari 2026.
| Baca juga: Harga Kebutuhan Pokok di Kota Bandung Stabil |
Baca juga:Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Utamakan Pendekatan Humanis ETLE
Harga kepokmas yang mengalami kenaikan harga, muka dari beras, yang naik Rp 1000 perkilogram, telor ayam naik dari Rp 30 ribu, menjadi Rp 31 ribu perkilogram. Selain itu, harga minyak goreng, dan harga bumbu dapur pun ikut naik rata-rata Rp 1000 perkilogramnya.
"Belum juga sempat turun paska libur Mataru kemarin, eh sekarang menghadapi libur imlek kembali lagi naik," ujarnya.
Ia juga menyebutkan, selepas libur imlek, harga kebutuhan pokok dikhawatirkan kembali naik, karena sepekan berikutnya, menghadapi munggahan atau menjelang bulan suci ramadan. "Khawatirnya, harga kepokmas itu, bukannya turun lagi, malah akan terus merambat naik, karena pekan berikutnya kita menghadapi munggahan," tandasnya.
Sementara itu, pedagang beras di Pasar Rakyat Sukamelang Subang Agus Taufik menyatakan, kenaikan harga beras, selain berlakunya hukum pasar saat menghadapi hari-hari besar keagamaan, juga dipengaruhi oleh faktor alam. Dimana cuaca, yang kurang mendukung saat panen, proses pengeringan hingga proses pendistribusian, yang terhambat bencana banjir dan cuaca buruk, menjadi faktor utama kenaikan harga.
"Cuaca buruk dan bencana banjir, sangat mempengaruhi besar terhadap kenaikan harga beras saat ini, ditambah hukum pasar, dimana setiap menghadapi hari-hari besar keagamaan, harga beras dan kepokmas lainnya selalu mengalami kenaikan harga," terang Agus singkat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....