Harga Daging Sapi di Pasar Kosambi Mulai Naik

  • 03 Feb 2026 12:06 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, harga daging sapi di Pasar Kosambi Kota Bandung mulai mengalami kenaikan. Kenaikan harga ini sudah dirasakan sejak sekitar dua pekan terakhir, meski hingga kini masih terbilang stabil dan belum signifikan.

Salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Kosambi, AN Soetrisna, mengungkapkan bahwa saat ini harga daging sapi masih dijual di kisaran Rp130.000 hingga Rp150.000 per kilogram. Perbedaan harga tersebut bergantung pada jenis dan bagian daging sapi yang dijual.

“Kalau jualan sih masih di Rp150 ribu, ada juga yang Rp130 ribu, tergantung bagian dagingnya. Sebenarnya kenaikan sudah terasa dari dua minggu lalu,” ujar Soetrisna, Selasa 3 Februari 2026.

Menurutnya, harga daging sapi berpotensi kembali mengalami kenaikan seiring meningkatnya permintaan menjelang Ramadan. Namun, kenaikan tersebut diperkirakan tidak akan terlalu tinggi.

“Sepertinya akan ada kenaikan, tapi tidak jauh dari harga sekarang. Paling naik Rp5 ribu sampai Rp10 ribu per kilogram. Kemungkinan di Rp5 ribu kenaikannya,” katanya.

Baca juga : Jelang Ramadan, Harga Cabai di Kosambi Tembus 70 Ribu

Soetrisna berharap pemerintah tetap mampu menjaga ketersediaan stok daging sapi di pasaran sehingga harga tetap terkendali dan tidak memberatkan masyarakat.

“Kita berharap stok aman, karena pemerintah kan menjamin ketersediaan daging. Jadi mudah-mudahan harga tetap stabil,” katanya.

Dari sisi daya beli masyarakat, Soetrisna menilai kondisi penjualan masih relatif normal dan tidak jauh berbeda dengan hari-hari biasa. Hal ini terlihat dari volume penjualan harian yang masih stabil.

“Pembeli masih seperti hari-hari biasa. Penjualan sekitar 20 sampai 25 kilogram per hari,” ungkapnya.

Selain melayani pembeli langsung di lapak Pasar Kosambi, Soetrisna juga melayani penjualan secara daring. Hal tersebut turut membantu menjaga kestabilan penjualan di tengah fluktuasi harga.

“Selain jualan di lapak, saya juga melayani pembelian online. Jadi stok yang ada sehari-hari selalu di kisaran 20 sampai 25 kilo,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....