BPBD kota, Penghijauan Retrofitting Fokus Mitigasi Pada 2026
- 01 Feb 2026 16:24 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota Bandung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menetapkan program penghijauan dan penguatan bangunan (retrofitting) sebagai fokus utama upaya mitigasi bencana sepanjang tahun 2026. Langkah ini dilakukan untuk menekan risiko bencana longsor, banjir, serta dampak gempa bumi, khususnya di kawasan rawan dan permukiman padat penduduk.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandung, Didi Ruswandi, mengatakan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas strategis dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, terutama selama musim hujan. Penanaman kembali dilakukan di wilayah rawan longsor, daerah aliran sungai, serta kawasan dengan tingkat resapan air yang rendah.
“Tahun 2026 fokus melakukan penghijauan tetap ya jadi program kita untuk mitigasi longsor dan banjir. Itu akan terus berjalan, mungkin selama musim hujan. Mudah-mudahan musim kemarauannya juga kemarau basah,” ujar Didi, Minggu 1 Februari 2026.
Baca Juga: Jelang Ramadan dan Lebaran, Pemkot Gelar Bazar Murah
Ia menjelaskan, kegiatan penanaman pohon akan kembali digencarkan pada awal musim hujan berikutnya agar hasilnya lebih optimal. Selain menahan laju air dan mencegah erosi, penghijauan juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas lingkungan dan daya dukung wilayah perkotaan.
Selain penghijauan, BPBD Kota Bandung juga menaruh perhatian besar pada upaya retrofitting atau penguatan struktur bangunan, khususnya rumah warga yang dinilai tidak memenuhi standar ketahanan gempa. Program ini menyasar bangunan-bangunan lama yang telah dinyatakan rentan terhadap guncangan.
“Kemudian juga kita ingin ada retrofitting ya, penguatan bangunan-bangunan yang sudah dinyatakan tidak tahan gempa, supaya itu bisa kuat saat ada gempa. Apalagi banyak sekali rumah di kawasan padat itu kelihatannya tanpa tulangan rumahnya,” katanya.
Menurutnya, banyak bangunan di kawasan padat penduduk yang dibangun tanpa perencanaan struktur yang memadai, sehingga berisiko tinggi mengalami kerusakan parah saat terjadi gempa." Melalui program retrofitting, BPBD akan mendorong penguatan konstruksi rumah warga dengan pendekatan bertahap dan edukatif," tandasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....