Jelang Ramadan dan Lebaran, Pemkot Gelar Bazar Murah
- 01 Feb 2026 13:27 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) kembali mengambil langkah konkret dalam pengendalian harga kebutuhan pokok dengan menggelar program Bazar Murah Utama (Bazmut) di 30 kecamatan. Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menekan potensi inflasi menjelang Ramadan hingga Idulfitri.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan bazar murah bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah yang berdampak langsung kepada masyarakat. Menurutnya, lonjakan permintaan bahan pokok menjelang hari besar keagamaan kerap memicu kenaikan harga di pasaran.
“Bazar murah ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan instrumen nyata untuk menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen. Kami ingin warga bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Farhan, Minggu 1 Februari 2026.
Baca Juga: Pemuda Energi Kritik Transisi Energi di Rakernas METI
Melalui program Bazmut, Pemkot Bandung menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, telur, hingga kebutuhan dapur lainnya dengan harga di bawah pasar. Seluruh komoditas tersebut disuplai langsung dari distributor dan produsen, sehingga rantai distribusi dapat dipangkas.
Farhan menegaskan, pelaksanaan bazar murah ini juga dibarengi dengan pengawasan distribusi yang ketat agar barang yang disalurkan benar-benar tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk kepentingan pribadi.“Kami ingin memastikan bahwa distribusi berjalan dengan baik dan tidak ada penimbunan. Intervensi pasar seperti ini sangat penting agar ketahanan pangan daerah tetap terjaga,” katanya.
Selain membantu masyarakat berpenghasilan rendah, program Bazmut juga diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat secara keseluruhan, terutama di tengah dinamika ekonomi dan meningkatnya kebutuhan menjelang Ramadan dan Lebaran.Ia berharap, sinergi antara pemerintah daerah, distributor, dan pelaku usaha dapat terus diperkuat sehingga program pengendalian harga dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
“Dengan langkah-langkah ini, kami optimistis kesejahteraan masyarakat Kota Bandung dapat terus meningkat, khususnya pada momen-momen penting keagamaan,” tandasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....