BPBD Kota Cimahi Mengidentifikasi 10 Titik Rawan Bencana
- 31 Jan 2026 17:04 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi mengidentifikasi sedikitnya 10 titik rawan bencana yang perlu menjadi perhatian masyarakat seiring meningkatnya potensi cuaca ekstrem.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi, Fitriandy Kurniawan, mengatakan wilayah rawan tersebut tersebar dan memiliki karakter ancaman yang berbeda, mulai dari gempa bumi, banjir, hingga tanah longsor.
“Setiap wilayah memiliki potensi bencana yang tidak sama. Karena itu, masyarakat perlu memahami risiko di lingkungannya masing-masing,” kata Andi, Sabtu 31 Januari 2026.
Untuk potensi gempa bumi, BPBD mencatat kawasan sekitar Sesar Lembang, termasuk Kelurahan Cipageran, sebagai wilayah yang perlu diwaspadai. Sementara ancaman banjir dan genangan kerap terjadi di Kelurahan Melong serta daerah limpasan air Cigugur.
Adapun untuk tanah longsor, wilayah Cireundeu dan Cigugur Tengah masuk dalam kategori rawan pergerakan tanah, terutama saat curah hujan tinggi.
Ia mengakui, upaya relokasi warga di kawasan rawan longsor tidak dapat dilakukan secara cepat karena membutuhkan kebijakan lintas sektor dan proses yang panjang.
Baca juga;Antisipasi Kemacetan, Siapkan Rekayasa Lalin Jelang Operasional BRT
“BPBD fokus pada edukasi dan imbauan. Untuk relokasi, ada mekanisme dan kewenangan lain yang harus ditempuh,” ujarnya.
Selain itu, BPBD juga menaruh perhatian khusus pada kelompok rentan, seperti lansia, janda, dan warga dengan keterbatasan fisik, agar mendapatkan pendampingan lebih saat bencana terjadi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....