Bawaslu Jabar Dorong Peserta P2P Cimahi Jadi Garda Pengawasan Pemilu 2029
- 23 Jul 2026 12:35 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat mendorong peserta Program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) menjadi ujung tombak pengawasan masyarakat dalam menghadapi Pemilu 2029. Program tersebut dinilai penting untuk memperkuat budaya pengawasan partisipatif sekaligus meningkatkan kualitas demokrasi di tengah masyarakat.
Harapan itu disampaikan Ketua Bawaslu Jawa Barat, Zacky Muhammad Zam Zam, saat memberikan arahan dalam kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang digelar Bawaslu Kota Cimahi, Selasa 21 Juli 2026. Kegiatan tersebut diikuti peserta dari berbagai kalangan sebagai bagian dari upaya mencetak kader pengawas demokrasi yang aktif dan berintegritas.

Menurut Zacky, peserta P2P tidak hanya dibekali pengetahuan mengenai kepemiluan, tetapi juga dipersiapkan menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan rasional. Mereka diharapkan mampu berperan sebagai penghubung antara Bawaslu dengan masyarakat dalam mengawal seluruh tahapan Pemilu.
"Kami berharap peserta P2P tidak berhenti sebagai peserta pelatihan, tetapi menjadi mata dan telinga Bawaslu di tengah masyarakat. Jadilah agen pengawasan partisipatif yang mampu mengawal setiap tahapan Pemilu, mengedukasi masyarakat, serta ikut menjaga kualitas demokrasi menuju Pemilu 2029 yang lebih berintegritas," ujar Zacky.
Ia menjelaskan, keterbatasan jumlah sumber daya manusia yang dimiliki Bawaslu menjadi alasan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pengawasan Pemilu. Dengan semakin banyak warga yang memahami aturan kepemiluan, pengawasan terhadap setiap tahapan dapat dilakukan secara lebih luas dan efektif.
Pengawasan partisipatif, lanjut Zacky, juga menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh proses Pemilu berjalan sesuai prinsip jujur, adil, transparan, dan berintegritas. Masyarakat diharapkan berani melaporkan setiap dugaan pelanggaran yang ditemukan baik di lapangan maupun melalui media digital.
Program P2P yang digelar Bawaslu Kota Cimahi diikuti sebanyak 20 peserta yang berasal dari mahasiswa, organisasi kepemudaan, hingga organisasi perempuan. Melalui pelatihan tersebut, Bawaslu berharap semakin banyak lahir kader pengawas partisipatif yang mampu mengedukasi masyarakat sekaligus menjaga kualitas demokrasi menuju Pemilu 2029.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....