Bupati Reynaldi Pastikan, Kebutuhan Dasar Pengungsi Banjir Terpenuhi
- 26 Jan 2026 22:33 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang : Bupati Subang Reynaldy Putra Andita BR, meninjau secara langsung kondisi pengungsi bencana banjir di Kecamatan Pamanukan, yang bertempat di Fly Over Pamanukan, Senin 26 Januari 2026. Peninjau tersebut, didampingi oleh Dandim 0605/Subang Letkol (Czi) Asep Saepudin, dan Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono.
Sebelumnya, Bupati juga meninjau secara langsung kondisi banjir di Kecamatan Ciasem, pada Sabtu 24 Januari 2026. Kunjungan kali ini Ia ingin memastikan kebutuhan masyarakat pengungsi di Fly Over Pamanukan tercukupi.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati menyempatkan diri, untuk berdialog langsung dengan masyarakat, terkait kebutuhan yang belum tercukupi. Berkali-kali dirinya mewanti-wanti, agar masyarakat tidak kembali ke rumahnya, sebelum banjir benar-benar surut, dan curah hujan mulai mereda.
"Ibu-ibu dan Bapak-bapak sekalian, jangan dulu pulang kerumah masing-masing, sebelum benar-benar bajir ini surut, dan intensitas curah hujan mereda. Karena selama di pengungsian kebutuhan ibu/Bapak, akan kami penuhi," ujar Kang Rey.
Ia menjamin kebutuhan dasar di posko pengungsian ,akan tersedia untuk masyarakat. "Ulah kaditu heula," tutur Kang Rey sapaan akrab Bupati Subang, sembari menyerahkan bantuan berupa mie instan, dan beras.
Terkait banjir Pamanukan yang terus berulang, Kang Rey menegaskan, Pemerintah Daerah Kabupaten Subang terus berkoordinasi, dan mendorong Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), untuk segera menormalisasi sungai-sungai yang ada di sekitar Pamanukan, agar banjir tahunan tidak terus terjadi di Pamanukan.
"In Syaa Allah, kita koordinasi terus dengan BBWS, dan menuntut sesegera mungkin menormaliasai sungai-sungai, bukan hanya satu, agar kejadian serupa tidak terulang. Kita sedang push. Bukannya tidak mau, tapi kalau Pemerintah Daerah yang turun, akan menjadi temuan dan kita yang salah,” jelasnya.
Baca juga:BPBD Pastikan Kebutuhan Pengungsi Longsor Pasirlangu Terus Terpenuhi
Ia juga menuturkan, Pemerintah Daerah Kabupaten Subang melalui dinas terkait, tengah menyiapkan posko, dapur umum, serta akan memenuhi kebutuhan dasar pengungsi, mulai dari makanan hingga kesehatan, yang mencakup dokter siaga 24 jam.
"Kita sedang siapkan posko, dapur umum, makanan kita drop, kesehatan kita siapkan dokter 24 jam, dan peralatan sehari-hari selimut dan yang lainnya akan kita drop," ujar dia.
Hingga hari ini, diungkapkan nya, setidaknya 3.500 rumah di 6 Kecamatan terendam, dan memohon bantuan seluruh pihak, agar ikut dalam proses pemulihan pasca bencana. Jumlah pengungsi di Fly Over Pamanukan adalah, 150 jiwa yang seluruhnya merupakan masyarakat Desa Mulyasari, yang menjadi titik terparah banjir Pamanukan di antara 8 desa yang terdampak.
"Total se-Kabupaten Subang ada 3.500 rumah yang terendam, tersebar di 6 Kecamatan. Mohon bantuan dari pihak yang ada, agar segera melakukan pemulihan,” terangnya.
Terakhir, Kang Rey menegaskan, Pemerintah Kabupaten Subang, terus waspada, karena menurut prakiraan cuaca dari BMKG, curah hujan tinggi masih akan terjadi di Kabupaten Subang, hingga beberapa hari mendatang. Ia juga tengah menyiapkan titik-titik pengungsian, agar ketika nanti dibutuhkan sudah dapat disiapkan.
"Beberapa hari ini, info dari BMKG, curah hujan akan tinggi. Mudah-mudahan banjir tidak bertambah, atau malah surut. Kita sedang siapkan tempat yang lebih strategis, untuk ditempati oleh masyarakat kita," tandas Bupati termuda se-Indonesia tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....