Bupati Reynaldi Kucurkan Rp 10 Juta,untuk Magot Pandanwangi Gunungsari
- 20 Jun 2026 17:56 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang - Bupati Subang Reynaldy, turun langsung ke Desa Gunungsari dalam agenda Saba Desa, Jumat 19 Kunu 2026, untuk meninjau pengelolaan sampah mandiri PANDAWANI. Program itu mengolah limbah organik rumah tangga, menjadi budidaya maggot, yang dipakai sebagai pakan lele dan ayam warga.
"Ini contoh nyata ekonomi sirkular dari dapur warga, untuk ketahanan pangan desa," ujar Reynaldy.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati menyerahkan bantuan pribadi Rp10 juta, untuk pengembangan budidaya maggot PANDAWANI. Bantuan itu diharapkan, mampu memperluas kapasitas produksi, dan meningkatkan kesejahteraan peternak di Gunungsari.
"Mohon doanya, agar kami selalu diberikan kesehatan, sehingga dapat maksimal dalam melaksanakan pembangunan di Kabupaten Subang," tegasnya.
Pemkab menilai, inovasi PANDAWANI sejalan dengan target Subang Bebas Sampah 2026. Maggot bukan hanya memotong volume timbunan, tapi juga menekan biaya pakan, yang selama ini jadi beban peternak.
"Kalau sampah bisa jadi pakan, berarti kita sudah naik kelas, dalam mengelola lingkungan," ucapnya.
Setelah dari Gunungsari, Bupati bergeser ke Desa Gambarsari, untuk menyerahkan bantuan Rutilahu Baznas senilai Rp25 juta, kepada Mak Runtisem. Bantuan itu dipakai, untuk merenovasi rumah, agar lebih layak, aman, dan sehat untuk ditinggali.
"Rumah yang sehat adalah, awal dari keluarga yang sehat dan produktif," katanya.
Rangkaian Saba Desa ditutup dengan peresmian Aula Desa Gambarsari, yang kini berdiri lebih representatif. Aula baru ini disiapkan jadi pusat kegiatan warga, musyawarah desa, hingga pelatihan UMKM ke depan.
"Silakan manfaatkan aula ini untuk kemajuan, dan kebersamaan warga Gambarsari," pesannya.
Bupati juga meninjau kegiatan khitanan massal, yang diikuti 65 anak di desa setempat. Program sosial itu, meringankan biaya warga, sekaligus memastikan anak-anak Subang tumbuh sehat tanpa hambatan.
"Kesehatan anak adalah, investasi masa depan Subang," ujar Bupati.
Saba Desa kali ini menegaskan komitmen Pemkab, hadir sampai level paling bawah. Dari maggot untuk atasi sampah, Rutilahu untuk hunian layak, sampai khitan massal untuk kesehatan anak.
"Kami hadir bukan untuk seremonial, tapi untuk memastikan pembangunan sampai ke desa," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....