Walikota Farhan Perjuangkan Rute Penerbangan Bandung–Yogyakarta

  • 22 Des 2025 13:57 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung; Pemerintah Kota Bandung terus berupaya meningkatkan konektivitas transportasi udara guna mendukung mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan pariwisata. Salah satu langkah yang tengah diperjuangkan adalah pembukaan rute penerbangan Bandung–Yogyakarta melalui Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulonprogo.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan rute tersebut menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat Bandung dan sekitarnya, mengingat tingginya mobilitas warga menuju Yogyakarta untuk berbagai kepentingan, mulai dari pendidikan, bisnis, hingga wisata.

“Mudah-mudahan penerbangan Bandung–Yogyakarta International Airport di Kulonprogo yang sedang kita perjuangkan ini bisa segera terwujud. Tapi harus menggunakan pesawat ATR, tidak boleh pesawat jet,” ujar Farhan, Senin (22/12/2025).

Selain memperjuangkan rute baru dari Bandara Husein Sastranegara, Pemkot Bandung juga menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah pusat untuk mengoptimalkan Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka sebagai bandara utama di Jawa Barat.

“Kami bersama-sama mengupayakan agar Bandara Kertajati menjadi bandara utama di Jawa Barat. Instruksi Presiden sudah jelas, bandara utama harus dioptimalkan terlebih dahulu, baru bandara kedua bisa beroperasi secara penuh,” jelasnya.

Baca juga : Libur Nataru, Pemkot Bandung Antisipasi Lonjakan Wisatawan

Farhan menegaskan, dalam pengembangan sektor penerbangan, terdapat dua prinsip utama yang menjadi fokus pemerintah daerah, yakni konektivitas dan mobilitas. Menurutnya, apabila kedua prinsip tersebut berjalan dengan baik, dampaknya akan langsung terasa pada peningkatan aktivitas perekonomian masyarakat.

“Prinsipnya ada dua, pertama konektivitas dan kedua mobilitas. Kalau dua ini tercapai, insyaallah akan memancing kegiatan ekonomi, baik dari perdagangan, pendidikan, maupun pariwisata,” tuturnya.

Ia juga berharap penambahan jadwal penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara ke sejumlah kota, seperti Solo dan Semarang, dapat semakin memperkuat jaringan transportasi udara dari dan menuju Bandung.

“Kita harapkan dengan adanya penambahan penerbangan dari Husein ke Solo dan Semarang, konektivitas dan mobilitas masyarakat meningkat. Dampaknya, perdagangan, pendidikan, dan sektor wisata juga ikut naik,” ungkapnya.

Sebagai contoh, Farhan menjelaskan bahwa sistem penerbangan dengan skema transit akan memberikan kemudahan bagi pelaku industri maupun masyarakat umum. Dengan konektivitas yang terhubung, perjalanan ke kota-kota besar lainnya menjadi lebih efisien.

“Misalnya untuk ke Surabaya, bisa transit dulu di Solo sebentar lalu lanjut ke Surabaya. Begitu juga yang mau ke Denpasar, bisa transit di Semarang, satu setengah jam kemudian sudah langsung berangkat,” tandasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....