Spanduk Penolakan Relokasi Muncul di Terminal Cicaheum

  • 09 Des 2025 18:07 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung; Sejumlah spanduk penolakan terhadap rencana pemindahan Terminal Cicaheum, Kota Bandung mulai bermunculan di berbagai titik sekitar area terminal sejak akhir pekan lalu. Kendati demikian, aktivitas pelayanan dan operasional di terminal tetap berjalan normal tanpa adanya gangguan berarti.

Kepala Terminal Cicaheum, Asep Supriadi, menyebutkan bahwa kemunculan spanduk tersebut merupakan bentuk ekspresi keberatan warga dan para pengguna jasa terminal terhadap rencana relokasi yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2026.

“Mereka hanya menyampaikan aspirasi. Operasional tetap normal, tidak ada gangguan dan tidak ada gejolak di lapangan,” ujar Asep, Selasa (9/12/2025).

Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini pemerintah belum melakukan sosialisasi resmi terkait rencana pemindahan terminal tersebut. Kondisi ini memunculkan sejumlah pertanyaan dari berbagai pihak, mulai dari pedagang, pengemudi, hingga para pengurus sopir.

Baca juga:Pemkot Cimahi Komitmen Perluas Peluang Kerja bagi Disabilitas

Asep menegaskan bahwa pihaknya hanya bertugas menjalankan operasional di lapangan tanpa kewenangan menentukan kebijakan.

“Kebijakan ada di pemerintah pusat. Bukan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung,” tegasnya.

Asep menambahkan, wacana pemindahan Terminal Cicaheum sebenarnya sudah muncul sejak era Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Namun belakangan ini, reaksi masyarakat kembali menguat setelah isu relokasi tersebut ramai dibicarakan di media sosial.

Menurutnya, kekhawatiran warga kemungkinan besar berkaitan dengan potensi hilangnya mata pencaharian jika terminal benar-benar dipindahkan ke lokasi baru.

Meski sejumlah spanduk penolakan telah dipasang, Asep memastikan situasi di Terminal Cicaheum masih sangat kondusif. Arus penumpang dan kegiatan transportasi berlangsung normal seperti hari-hari biasa.

“Alhamdulillah, ini murni penyampaian aspirasi. Tidak ada gejolak apa pun,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....