Supir Angkot Ditangkap Polisi Usai Mencoba Rampas Motor

  • 08 Des 2025 15:47 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung: Seorang ibu rumah tangga berinisial P (50) menjadi korban percobaan perampasan sepeda motor yang dilakukan supir angkot bersama dua rekannya di sekitar Borma Dakota hingga Gateway Pasteur, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, pada Minggu (7/12/2025) malam. Diduga para pelaku melancarkan aksinya dalam pengaruh minuman keras.

Peristiwa ini viral di media sosial, dalam video itu terlihat sebuah angkot menyeret motor milik korban dari sekitar Borma Dakota menuju arah Cimahi. Warga yang menyaksikan kejadian tersebut segera bertindak cepat dan berhasil menghentikan laju angkot.

Awalnya warganet mengira insiden tersebut merupakan kecelakaan. Namun, Kapolsek Cicendo, Kompol Dadang Gunawan, melalui Kanit Reskrim AKP Dedy Sutisna mengkonfirmasi bahwa kasus tersebut bukan kecelakaan lalu lintas, melainkan aksi percobaan kriminal.

“Pelaku meminta ponsel korban secara paksa, kemudian mencabut kunci motor hingga korban panik dan terjatuh,” ujar AKP Dedy Sutisna, Senin (8/12/2025).

Baca juga : Pengaruh Alkohol, Polisi Ciduk Dua Pemuda Berulah

Korban, seorang ibu rumah tangga berinisial P (50), tengah mengendarai motor Honda Beat ketika tiga pelaku yang diduga terpengaruh minuman beralkohol menghampirinya. Setelah korban terjatuh, salah satu pelaku yang berperan sebagai sopir melarikan diri menggunakan angkot hingga motor korban terseret beberapa ratus meter.

Aksi tersebut akhirnya terhenti setelah warga dan petugas keamanan sekitar berhasil mengepung dan menghentikan kendaraan di depan kawasan Gateway Pasteur. Tiga pelaku yang diamankan berinisial VTZ (30), seorang buruh harian lepas asal Kabupaten Bandung Barat, SF (40), juru parkir, serta SJ (50), sopir angkot yang berdomisili di Cicendo.

Ketiganya langsung dibawa ke Mapolsek Cicendo bersama barang bukti untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hingga kini polisi masih mendalami motif para pelaku dan kembali mengingatkan warga untuk tetap waspada, khususnya saat melintas di kawasan yang rawan tindak kriminal.

“Kami akan terus meningkatkan patroli dan penegakan hukum untuk menjaga keamanan warga,” tegas Kompol Dadang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....