KAI Kembangkan Peran Stasiun sebagai Pusat Mobilitas Indonesia
- 14 Sep 2026 11:49 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Di ujung timur Pulau Jawa, Stasiun Ketapang Banyuwangi menjadi bagian penting dalam perjalanan masyarakat menuju kawasan Jawa Timur bagian timur dan konektivitas menuju Bali. Keterhubungan antara kereta api dan moda transportasi lainnya menjadikan kawasan ini memiliki peran penting dalam perjalanan masyarakat dan aktivitas ekonomi.
Hal serupa terlihat di Stasiun Cikampek yang berada pada jalur penghubung Jakarta, Jawa Barat, hingga Jawa Tengah. Perkembangan kawasan industri dan aktivitas masyarakat di sekitarnya menjadikan konektivitas transportasi sebagai bagian penting dalam mendukung mobilitas kawasan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan bahwa perjalanan berbagai kota bersama kereta api menunjukkan hubungan erat. Itu antara transportasi dan perkembangan kawasan.
“Kereta api memiliki perjalanan panjang bersama berbagai kota di Indonesia. Setiap stasiun menyimpan cerita mengenai mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, dan perkembangan daerah. Ke depan, KAI terus mengembangkan layanan perkeretaapian yang semakin terhubung dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan kawasan,” ujar Anne kepada RRI, Senin 14 September 2026.
Menurut Anne, perkembangan kota-kota dunia menunjukkan bahwa stasiun memiliki peran yang semakin luas dalam mendukung mobilitas masyarakat. Hal tersebut menjadi referensi bagi KAI dalam mengembangkan layanan, integrasi transportasi, fasilitas stasiun, serta pengelolaan kawasan pendukung perkeretaapian.
Pengembangan tersebut sejalan dengan arah strategis KAI dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) untuk menghadirkan layanan perkeretaapian yang terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat, perkembangan kawasan, dan pola mobilitas yang terus berubah.
Data KAI mencatat layanan KAI Group melayani 351.602.397 pelanggan sepanjang Januari–Agustus 2026, meningkat 7,09 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 328.311.868 pelanggan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 317,7 juta pelanggan atau 90,29 persen menggunakan layanan publik melalui skema Public Service Obligation (PSO) dan layanan perintis.
Pertumbuhan penggunaan transportasi berbasis rel menunjukkan semakin pentingnya peran kereta api dalam mendukung aktivitas masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Dari jejak sejarah hingga arah masa depan, KAI terus mengembangkan peran stasiun sebagai bagian dari perjalanan kota dan mobilitas masyarakat Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....