KAI Explore Ajak Publik Menelusuri Sejarah Jalur Kedungjati–Tuntang
- 14 Sep 2026 10:11 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui kegiatan KAI Explore: Eksplorasi Stasiun Kedungjati dan Stasiun Tuntang. Mereka mengajak masyarakat mengenal lebih dekat sejarah perjalanan perkeretaapian Indonesia melalui jalur Kedungjati–Tuntang di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari September 2026 ini. Mereka menghadirkan pengalaman perjalanan tematik bagi komunitas penulis, kreator konten, serta pecinta sejarah dan perkeretaapian untuk melihat langsung jejak sejarah, bangunan heritage, serta potensi kawasan di sekitar jalur Kedungjati–Tuntang.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, perjalanan perkeretaapian Indonesia memiliki banyak cerita yang tersimpan. Yaitu melalui jalur, stasiun, dan kawasan yang menjadi bagian dari perkembangan transportasi nasional.
“Melalui KAI Explore, masyarakat dapat mengenal lebih dekat perjalanan panjang kereta api Indonesia. Itu termasuk jalur Kedungjati–Tuntang yang memiliki nilai sejarah sejak masa awal perkembangan perkeretaapian di Indonesia,” ujar Anne kepada RRI, Minggu 13 September 2026.
Jalur Kedungjati–Tuntang memiliki keterkaitan dengan sejarah pembangunan jaringan kereta api di Jawa. Jalur ini merupakan bagian dari lintas Kedungjati menuju Ambarawa yang dibangun oleh NIS dan mulai digunakan pada 21 Mei 1873. Pada masa tersebut, jalur ini berperan sebagai penghubung kawasan Kedungjati dengan wilayah Ambarawa serta daerah sekitarnya.
Dalam rangka memperingati perjalanan 159 tahun perkeretaapian Indonesia, peserta KAI Explore diajak memahami perkembangan layanan kereta api. Yaitu dari masa ke masa melalui kunjungan ke Stasiun Kedungjati dan Stasiun Tuntang, dialog bersama pemangku kepentingan, serta eksplorasi potensi kawasan sekitar jalur.
Stasiun Kedungjati menjadi salah satu titik penting dalam jaringan perkeretaapian wilayah Jawa Tengah. Berdasarkan data Januari–Agustus 2026, Stasiun Kedungjati mencatat 13.132 aktivitas pelanggan, terdiri dari 6.700 pelanggan naik dan 6.432 pelanggan turun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....