Game Jam, Pemkab : Kolaborasi Teknologi Digital

  • 02 Feb 2026 17:48 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Garut - Pemerintah Kabupaten Garut memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif para pengembang game di Kabupaten Garut yang berhasil membawa gerakan global ini ke daerah. Disela Kegiatan Global Gam Jam 2026, di Gedung Pemuda Garut, Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Pemkab Garut Beni Yoga menekankan pentingnya kolaborasi antara teknologi digital dengan kearifan lokal.

"Guna mengembangkan game di Garut yang berhasil membawa gerakan global ke daerah maka perlu ditekankan penting kolaborasi antara teknologi dengan kearifan lokal,"kata, di Garut, Senin, 2 Februari 3026.

"Saya berpesan kepada development game agar memperbanyak berinteraksi dengan seluruh komunitas yang ada di Kabupaten Garut, meliputi Dewan Kesenian Kabupaten Garut (DKKG) untuk bisa melihat potensi budaya Garut yang nantinya bisa di tuangkan ke dalamnya dengan unsur budaya Garut itu," ujarnya.

Ia berharap, game yang lahir dari tangan talenta Garut mampu mengeksplorasi potensi kuliner dan budaya daerah untuk diperkenalkan kepada dunia."Kami harap game yang lahir dari tangan-tangan kreatif talenta garut ini dapat mengeksplorasi potensi kuliner dan budaya daerah untuk diperkenalkan kepada dunia,"katanya.


Baca juga:Teknologi Iklim Dunia Dukung Ketahanan Pangan RI


Kepala Bidang Industri Pariwisata Disparbud Provinsi Jawa Barat, Rispiaga, menerangkan, Global Game Jam di Jawa Barat telah memasuki tahun keempat. Garut menjadi kabupaten terbaru yang bergabung dalam kolaborasi tahun ini.

"Alhamdulillah kami punya target setiap tahunnya itu menambah 1 Kabupaten Kota dan hari ini genap tahun ke-4 kami berkolaborasi menyelenggarakan Global Game Jam dengan komunitas pembuatan game di Kabupaten Garut. 

"Kami ingin game yang dihasilkan dari daerah bisa memiliki kearifan lokal yang dikaitkan dengan Warisan Budaya Tak Benda (WBTb)," ungkap Rispiaga,"katanya.

Ketua Pelaksana, Dzulkifli Patra Setiawan, menjelaskan, Global Game Jam adalah tantangan pembuatan game serentak di berbagai lokasi dunia selama 48 jam nonstop.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....