As-Syifa Peduli Beri Apresiasi Wisudawan Tahfidz LTIQ As-Syifa Ke-18 di Subang
- 08 Jul 2026 13:51 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang - LAZ Assyifa Peduli, memberikan apresiasi kepada wisudawan Lembaga Tahfidz, dan Ilmu Al-Qur’an (LTIQ) As-Syifa ke-18, Sabtu 4 Juli 2026 lalu, di Aula Erdogan Subang. Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan, atas perjuangan para santri dalam menjaga dan menghafal Al-Qur’an.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur LAZ Assyifa Peduli H. Kamsi, M.T menyampaikan, LAZ Assyifa Peduli menyalurkan amanah, berupa beasiswa bagi para penghafal Al-Qur’an, sebagai dukungan berkelanjutan. Melalui program Beasiswa Peradaban Penghafal Al-Qur’an, sebanyak 60 santri secara rutin mendapatkan pendampingan, agar dapat terus melanjutkan pendidikan dan hafalannya.
“Komitmen kami tidak hanya di momen wisuda saja, tetapi juga melalui pendampingan rutin, agar lahir lebih banyak hafidz, dan hafidzah yang istiqamah,” ujar H. Kamsi kepada wartawan di Subang, Rabu 8 Juli 2026.
Selain itu, terdapat program Beasiswa Orang Tua Asuh, yang saat ini mendukung pendidikan 10 santri penghafal Al-Qur’an. Program ini hadir untuk memastikan para santri tetap dapat belajar tanpa terhambat, oleh keterbatasan ekonomi keluarga.
“Dukungan tersebut, menjadi wujud nyata bahwa para penghafal Al-Qur’an layak mendapatkan perhatian, penghormatan, dan dukungan dari umat,” tegasnya.
Puncak apresiasi terlihat ketika dua mahasiswi Program Studi Ilmu Al-Qur’an, dan Tafsir Institut As-Syifa menerima penghargaan istimewa. Arini Nurfadilah dan Fannysha Kuncoro, berhasil menuntaskan tasmi’ hafalan 30 juz Al-Qur’an, dalam sekali duduk selama kurang lebih 18 jam.
“Saya merasa sangat terharu dan bangga, terkait prestasi ini. Hari ini, kita menyaksikan langsung para penjaga Al-Qur’an lahir dari rahim As-Syifa,” kata Ketua Dewan Pembina Yayasan As-Syifa dr. Sulaiman Omar S. Qush.
Ia juga menekankan, pentingnya peran keluarga dalam membentuk generasi penghafal Al-Qur’an. Capaian para wisudawati tidak lepas dari doa, ridha, dan didikan orang tua yang konsisten mengantarkan anak-anaknya menjadi penjaga Kalamullah.
“Capaian besar ini, tidak lepas dari doa, ridha, dan didikan luar biasa dari orang tua, yang berhasil mengantarkan anak-anak mereka, menjadi penjaga Kalamullah,” ujarnya.
Momentum Wisuda LTIQ As-Syifa ke-18 menjadi pengingat, mencetak generasi Qur’ani membutuhkan kolaborasi banyak pihak. Assyifa Peduli, berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan penjaga Al-Qur’an, yang membawa manfaat bagi umat, bangsa, dan peradaban.
“Melalui berbagai program tersebut, kami berharap, semakin banyak lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya kuat hafalannya, tetapi juga, mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.” tandas Kamsi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....