Alih Fungsi Lahan Jadi Sorotan, DPRD Ingatkan Dampaknya
- 01 Des 2025 00:53 WIB
- Bandung
KBRN,Bandung: DPRD Jawa Barat menyoroti pentingnya langkah antisipasi kebencanaan di kawasan Bandung Raya, khususnya akibat alih fungsi lahan hal tersebut seiringan dengan meningkatnya potensi bencana ditengah puncak musim penghujan. Anggota Komisi 1 DPRD Jabar, Tedy Rusmawan, menegaskan bahwa pemerintah provinsi bersama pemerintah kota/kabupaten harus segera melakukan pemetaan titik rawan dan sosialisasi kepada masyarakat.
"Yang terdekat ini melakukan sosialisasi titik-titik mana, terutama di Bandung Utara yang punya potensi. Kalau di Bandung Raya, mana yang terbanyak. Di Jawa Barat harus dipetakan tiap kota, jangan sampai kejadian bencana terjadi tanpa antisipasi," ujar Tedy, Minggu (30/11/2025).
Tedy mencontohkan kasus di Kabupaten Bandung, tepatnya di Pangalengan, di mana terjadi pembabatan kebun dan pohon secara masif. Menurutnya, eksploitasi lahan semacam ini meningkatkan risiko bencana, terutama banjir dan longsor.
"Selama ini gubernur sudah mengingatkan masyarakat untuk menjaga lingkungan. Itu sebenarnya hal yang sangat perlu dilakukan dan harus didukung semua pihak," tegasnya.
Baca juga:Tedy Dorong Penataan Rumah Dekat Sungai di Bandung
Meski beberapa program sudah berjalan, Tedy menilai implementasi masih bersifat sporadis. Ia berharap ada gerakan besar yang diinisiasi pemerintah provinsi agar lebih nyata dan masif.
"Kita berharap ada gerakan besar, bukan hanya sporadis. Misalnya program Mapag Hujan atau kesiapan bencana, itu harus diperkuat dengan surat edaran resmi dan koordinasi yang lebih dekat," jelasnya.
Langkah Antisipasi yang Didorong
- Pemetaan titik rawan di Bandung Raya dan kota/kabupaten lain di Jawa Barat.
- Sosialisasi kepada masyarakat tentang potensi bahaya di wilayah masing-masing.
- Pengawasan alih fungsi lahan agar tidak menimbulkan kerusakan lingkungan.
- Koordinasi lintas sektor untuk kesiapan menghadapi curah hujan tinggi.
Dengan langkah-langkah tersebut, DPRD Jabar berharap potensi bencana akibat alih fungsi lahan dapat ditekan, dan masyarakat lebih siap menghadapi musim hujan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....