Tedy Dorong Penataan Rumah Dekat Sungai di Bandung
- 01 Des 2025 00:42 WIB
- Bandung
KBRN,Bandung: Memasuki puncak musim hujan dengan, DPRD Jawa Barat mengingatkan pentingnya langkah antisipasi bencana di kawasan Bandung dan Cimahi. Anggota Komisi 1 DPRD Jabar, Tedy Rusmawan, menegaskan bahwa pemerintah daerah harus segera melakukan penataan kawasan rawan, terutama di sekitar aliran sungai.
"Kita dorong pemerintah Kota Bandung dan Provinsi Jawa Barat untuk memberikan arahan, terutama ke Pemkot, melakukan hal yang sudah dicontohkan oleh gubernur, yakni penataan rumah-rumah liar di sekitar aliran sungai. Itu yang harus diupayakan," ujar Tedy, Minggu (30/11/2025).
Baca juga:Bukan Bangun Gapura, DPRD Jabar: Fokus ke Masalah Rakyat
Pasalnya pemukiman di bantaran Sungai, tidak hanya membahayakan warga, namun juga berpotensi memperkecil aliran Sungai yang berdampak pada banjir saat intensitas hujan tinggi seperti saat ini.
Apalagi menurut Tedy, hingga kini upaya antisipasi di Bandung dan Cimahi masih belum terlihat signifikan. Ia menekankan perlunya pemetaan wilayah rawan sebagai langkah awal.
"Kalaupun sekarang belum bisa langsung ditangani, paling tidak dilakukan sosialisasi. Warga harus diberi tahu bahwa daerah ini berbahaya," jelas Legislator Dapil 1 Jawa Barat, Kota Bandung dan Cimahi.
Selain penataan kawasan, Tedy juga meminta masyarakat aktif menyampaikan informasi kepada pemerintah melalui RT/RW terkait kondisi infrastruktur.
"Kalau menemukan kirmir yang sudah mulai belah atau retak-retak, segera laporkan. Jangan dibiarkan, karena kita tidak bisa menduga. Tiba-tiba curah hujan tinggi seperti kemarin di Bandung," tegasnya.
Langkah antisipasi bencana menurut Tedy harus melibatkan:
- Pemerintah kota/kabupaten untuk pemetaan dan sosialisasi.
- Provinsi Jawa Barat sebagai penggerak kebijakan penataan kawasan.
- Masyarakat untuk aktif melaporkan kerusakan dan potensi bahaya.
Dengan koordinasi yang baik, diharapkan potensi bencana banjir maupun longsor di kawasan Bandung-Cimahi dapat ditekan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....