Perkuat Partisipasi Masyarakat Cegah Penyakit Menular dari Hewan
- 12 Nov 2025 20:38 WIB
- Bandung
KBRN, Bandung Barat: Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bandung Barat (KBB), kuatkan sosialisasi terhadap Kader Siaga Zoonosis (Kasizo). Tujuannya untuk meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan penyakit menular dari hewan ke manusia.
Kegiatan sosialisasi tersebut digelar di Aula Kecamatan Cipatat pada Rabu (12/11/2025), hadirkan peserta dari empat kecamatan, yakni Cikalongwetan, Cipeundeuy, Cipatat, dan Saguling.
Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan KBB, drh. Wiwin Aprianti, para Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dari empat kecamatan, serta perwakilan kader dari setiap desa.
Dalam sambutannya, drh. Wiwin Aprianti menegaskan bahwa pembentukan Kader Zoonosis merupakan langkah penting dalam memperkuat sistem kewaspadaan dini di tingkat masyarakat.
“Kader zoonosis ini menjadi model pengendalian zoonosis berbasis partisipasi aktif masyarakat. Mereka akan menjadi ujung tombak yang menjembatani petugas dinas dengan masyarakat, membangun kesadaran, serta memberikan informasi sedini mungkin apabila ada kasus zoonosis di lapangan,” ujar Wiwin.
Baca juga : Kejati Beri Penerangan Hukum, Cegah Korupsi Dana-Desa
Lebih lanjut, Wiwin menambahkan bahwa Kader Zoonosis diharapkan dapat membantu petugas dinas dalam menjalankan program pengendalian dan penanggulangan berbagai jenis penyakit zoonosis prioritas seperti rabies, anthrax, leptospirosis, brucellosis, dan avian influenza.
Kegiatan sosialisasi ini juga menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Kepala Bidang Kesehatan Hewan KBB, drh. Acep Rohimat, serta Ketua Tim Kerja Pencegahan Zoonosis Direktorat Kesmavet Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, drh. Agus Jaelani.
Adapun materi yang diberikan mencakup pengenalan dan cara pencegahan zoonosis, teknik komunikasi dasar dan pemberdayaan masyarakat, tata laksana penanganan zoonosis, penggunaan flipchart dan panduan fasilitasi pelatihan, hingga praktik Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) serta pelaporan kasus zoonosis.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap Kader Zoonosis dapat memperkuat sistem deteksi dini terhadap penyakit zoonosis di masyarakat. Dengan begitu, penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi oleh petugas teknis dinas terkait,” tuturnya.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dalam menciptakan masyarakat yang lebih tanggap dan peduli terhadap ancaman penyakit zoonosis, serta mendukung program nasional One Health dalam pengendalian penyakit yang melibatkan manusia, hewan, dan lingkungan secara terpadu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....