Kemarau Panjang 24 Kejadian Karhutla dan Pemukiman Terjadi di Kabupaten Subang
- 21 Agt 2026 14:57 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang - Kabupaten Subang mencatat 24 kejadian kebakaran hutan dan lahan, serta kebakaran pemukiman, sejak Juni hingga 18 Agustus 2026. Data tersebut, dihimpun dalam rekapitulasi kejadian bencana, yang dirilis BPBD Kabupaten Subang.
“Kenaikan intensitas kebakaran, mulai terlihat sejak akhir Juni, dan puncaknya terjadi pada Juli hingga pertengahan Agustus. Kami terus memetakan titik rawan, untuk mempercepat penanganan,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Subang Enda kepada RRI di Subang, Jumat 21 Agustus 2026.
Wilayah terdampak, tersebar di 15 kecamatan, mulai dari Kalijati, Dawuan, Subang, Serangpanjang, Cibogo, hingga Jalancagak. Kebakaran terbesar terjadi di Kampung Wanareja Moreli, pada 25 Juli 2026, dengan 200 rumah terdampak, disusul Kampung Wanareja Belakang Perum BSR, dengan 10 rumah terdampak, pada hari yang sama.
“Fokus kami saat ini adalah pemadaman cepat, evakuasi warga, dan pendirian posko logistik di titik-titik padat kejadian. Kami juga mengimbau warga, tidak membuka lahan dengan cara dibakar,” ujarnya.
Selain kebakaran hutan dan lahan, BPBD juga mencatat kebakaran di kawasan pemukiman, dan fasilitas umum. Beberapa lokasi seperti Perum Buana Kencana Subang, Kampung Nyalindung Blok Maja, dan Kawasan Militer Lanud Suryadarma, masuk dalam daftar kejadian pada Juli dan Agustus 2026.
“Kami berkoordinasi dengan TNI, Polri, Damkar, dan relawan, untuk memastikan setiap laporan kebakaran, ditangani dalam waktu kurang dari 30 menit sejak diterima,” kata dia.
Upaya pencegahan terus digencarkan, melalui patroli gabungan, sosialisasi kepada masyarakat, dan pemetaan daerah rawan karhutla. BPBD mencatat, bahwa sebagian besar kebakaran dipicu oleh cuaca panas ekstrem, dan kelalaian manusia.
“Partisipasi masyarakat sangat menentukan. Jika melihat asap atau api, segera laporkan ke call center BPBD, atau pemerintah desa terdekat, agar api tidak meluas,” terangnya.
BPBD Kabupaten Subang mengimbau warga, untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Pemerintah daerah juga menyiapkan dukungan logistik, dan sarana prasarana, untuk mendukung operasi pemadaman di lapangan.
“Kami berkomitmen hadir, untuk melindungi masyarakat. Mari bersama menjaga Subang agar terhindar dari bencana kebakaran, yang merugikan semua pihak,” pungkas Enda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....