Capaian CKG di TTU Rendah Wakil Bupati Kumpul Camat-Kepala Puskesmas guna Evalu
- 09 Sep 2026 20:56 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Kefamenanu - Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) mengumpulkan para Camat dan Kepala Puskesmas untuk mengevaluasi capaian Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang telah berjalan di 26 Puskesmas di seluruh wilayah TTU. Inisiatif ini difokuskan untuk mengukur efektivitas intervensi deteksi dini penyakit, perluasan jangkauan sasaran, serta keberlanjutan integrasi program di tingkat kecamatan dan desa. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Hotel Ariesta Kefamenanu pada Rabu 9 September 2026.
Dalam evaluasi program ini berfokus pada Sosialisasi Kebijakan Program CKG tahun 2026, kemudian Perumusan Strategi peningkatan capaian dan mutu Pelayanan CKG dan Evaluasi pelaksanaan program CKG setiap Puskesmas seluruh TTU dengan jumlah Puskesmas mencapai 26 unit Puskesmas.
Wakil Bupati TTU, Kamilus Elu, SH saat diwawancarai RRI.CO.ID menyampaikan bahwa saat membaca data hasil monitoring Dinas Kesehatan, ke tiap Puskesmas ternyata ia mendapati capaian program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (CKG) di TTU sangat rendah.
"Sehingga pihaknya mengumpulkan para camat sebanyak 24 orang, kepala Puskesmas sebanyak 26 orang dan Dinas Kesehatan TTU, supaya melakukan evaluasi. Hal ini penting untuk memperkuat kinerja lintas sektor supaya capaian program CKG di TTU berjalan dengan baik. Sebab saat ini seluruh NTT, menempatkan TTU sebagai yang paling rendah terkait pelaksanaan Program CKG. Bahkan dari 26 Puskesmas, hanya 10 unit Puskesmas yang memiliki capaian program CKG di angka 60 persen", kata Wakil Bupati Kamilus.
Untuk diketahui Puskesmas di TTU yang capaian program CKG sudah membaik adalah Puskesmas Oemeu, Tasinifu, Bitefa, Bijaepasu, Oeolo, Sasi dan lainnya. Sedangkan 16 Puskesmas lainnya capaiannya sangat rendah karena kurangnya koordinasi. Karena itu, perlu pendampingan lagi sebab persoalan ini ada di koordinasi sehingga mis di pelaksanaan program", kata mantan staf Ahok ini.
Sehingga para Camat dan Kepala Puskesmas diundang untuk dilakukan evaluasi pelaksanaan program CKG. Nanti para camat diberi tanggung jawab supaya menghimpun para Kepala Desa di tiap wilayah. Selanjutnya melakukan koordinasi intens supaya memperkuat pelayanan kesehatan terutama cek kesehatan gratis. Karena saat ini, lagi musim kerja sehingga masyarakat sibuk bekerja maka Puskesmas seluruh TTU yang harus jemput bola melakukan pelayanan", kata Wakil Bupati Kamilus.
"Tiap Puskesmas di seluruh TTU perlu mendatangi tempat berkumpulnya masyarakat seperti gereja-gereja atau pasar supaya melakukan pelayanan kesehatan (CKG). Karena pemeriksaan kesehatan ini gratis dan harus dimanfaatkan masyarakat. Persoalan lainnya adalah para Puskesmas melakukan pelayanan tanpa sepengetahuan camat. Sehingga para camat juga tidak bisa berkoordinasi dengan desa-desa supaya menggerakkan masyarakat supaya mengikuti pelayanan kesehatan", kata Wakil Bupati Kamilus.
Puskesmas dengan capaian CKG rendah adalah Puskesmas Napan yang hanya berada pada angka 13,9 persen per September 2026 dari sebelumnya di angka 0,17 persen. Persoalan yang dihadapi adalah waktu pelayanan di Puskesmas Napan yang tidak tepat waktu, sehingga masyarakat yang datang mengikuti pelayanan CKG tidak banyak. Kemudian masalah lainnya adalah jaringan internet di Napan juga kurang baik sehingga perlu evaluasi," ujar Wakil Bupati Kamilus.
Sementara Kepala Bidang pelayanan Kesehatan TTU, Marten Pandie, menyampaikan bahwa Program CKG dilakukan dalam setiap tahun dan Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan primer yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Memasuki tahun 2026, capaian program CKG di 24 Kecamatan dan 26 Puskesmas masih bervariasi.
Kendala lapangan yang dihadapi petugas kesehatan TTU adalah validasi data, laporan berbasis aplikasi atau manual, manegemen logistik seperti Reagen dan hambatan geografis terutama wilayah terpencil di TTU. Sehingga perlu dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program CKG supaya membedah capaian program tersebut secara komulatif dan mensosialisasikan arah teknis kebijakan CKG secara berkala.
"Evaluasi utama berfokus pada efektivitas CKG yang diluncurkan pemerintah sebagai kado ulang tahun bagi masyarakat. Pemerintah bersama Camat dan para Kepala Puskesmas di TTU juga perlu merumuskan strategi taktis lintas sektor guna mendongkrak mutu pelayanan kesehatan di TTU", ujar Marten (SK).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....