Keluarga Meminta Pimpinan DPRD TTU Melindungi dr Icha dan Memproses 2 Anggotanya
- 21 Jun 2026 10:33 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Kefamenanu - Setelah mendapat laporan, bahwa dr. Icha mendapat Intimidasi dari Ketua Komisi III DPRD TTU, Norbertus Tubani, S.Sos dan Trens Lasakar, politisi Golkar yang anaknya terpatuk ular berbisa maka Direktur RS Leona Kefamenanu, mendatangi IGD untuk menenangkan situasi dan memberikan penjelasan kepada keluarga pasien bahwa tindakan medis yang dilakukan telah sesuai SOP dan hasil konsultasi dengan dokter spesialis. Setelah itu, situasi dapat dikendalikan dan pasien tetap menjalani observasi di RS Leona. Hal ini disampaikan oleh Victor Emanuel Manbait SH via pesan WhatsApp pada Sabtu 20 Juni 2026.
Menurut Victor bahwa untuk melindungi dokter Icha, sebagai tenaga medis dan ASN di Pemkab TTU maka pihaknya sebagai keluarga bersama Olis Pakaenoni mendatangi kantor DPRD TTU pada Selasa 18 Juni 2026. Tujuannya untuk meminta perlindungan bagi tenaga medis dan menyampaikan keberatan atas tindakan yang diduga dilakukan oleh dua anggota DPRD tersebut. Kedatangan mereka diterima Wakil Ketua I DPRD TTU Polce Naibesi, Ketua Badan Kehormatan DPRD TTU Maksimus Manehat, dan anggota Badan Kehormatan DPRD TTU Feliks Anunut.
"Dalam pertemuan tersebut, keluarga meminta klarifikasi mengenai identitas dua orang yang sebelumnya mengaku sebagai anggota DPRD. Sehingga pimpinan DPRD TTU yakni Polce Naibesi membenarkan bahwa kedua orang tersebut merupakan anggota DPRD TTU, yakni Trens Lasakar dari Komisi I dan Robertus Tubani sebagai Ketua Komisi III," kata Victor.
Karena itu, Victor Emanuel Manbait dan Olis Pakaenoni selaku keluarga dari dokter Icha meminta pimpinan DPRD dan Badan Kehormatan DPRD memberikan perlindungan kepada tenaga medis, memproses persoalan tersebut sesuai mekanisme dan kode etik yang berlaku, serta menjamin rasa aman bagi dr. Icha dalam menjalankan tugasnya sebagai tenaga kesehatan dan ASN.
Bahkan pada Rabu 19 Juni 2026, Ketua DPRD TTU Kristoforus Efi, S.T mengunjungi dr. Icha yang sedang menjalani perawatan di RS Leona. Dalam kunjungan itu, Kristoforus Efi menyampaikan keprihatinan atas kondisi yang dialami dr. Icha dan berjanji akan menyikapi persoalan tersebut secara serius sesuai mekanisme yang berlaku," ujar Victor.
Pasalnya pada Minggu sore, saat hendak kembali bertugas, dr. Icha melihat dua orang anggota DPRD TTU yang sebelumnya mengintimidasinya berada di lingkungan RS Leona Kefamenanu. Karena itu, dr Icha merasa ketakutan dan tertekan akibat kejadian sebelumnya, sehingga ia memilih kembali ke tempat tinggalnya", kata Victor.
Lalu pada pukul 19.00 WITA, rekan kerja dokter Icha berusaha menghubunginya namun tidak mendapat respon. Kemudian rekan kerja itu mendatangi rumah dr. Icha dan menemukan yang bersangkutan dalam kondisi lemah. Sehingga dr. Icha kemudian dibawa ke RS Leona untuk mendapatkan penanganan medis (SK).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....