Prevalensi Stunting di TTU 30,1 Persen Dinas P2KB Galang Dukungan lewat GENTING

  • 30 Jul 2026 21:04 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Kefamenanu - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) TTU, bersinergi dengan berbagai pemangku kepentingan yang peduli terhadap stunting dan sudah banyak pihak yang telah membantu mengatasi stunting namun banyak kecamatan yang belum tersentuh bantuan dan belum tepat sasaran. Sehingga saat ini prevalensi angka stunting TTU masih berada di 30,1 persen. Hal ini disampaikan Kepala Dinas P2KB TTU Basilius Funan Haumein, saat diwawancarai awak media di kantornya pada Kamis 30 Juli 2026.

‎Menurut Basilius bahwa pada tahun 2025 lalu, pihaknya sudah membuat gerakan orangtua asuh mencegah stunting (GENTING). Tujuannya adalah untuk mengakomodir semua pihak baik BUMN, BUMD, perorangan, lintas instansi dan lembaga terkait lainnya. Namun stunting TTU masih berada di angka 30,1 persen dengan jumlah anak stunting sebanyak 5.080 balita.

‎"Gerakan ini sudah berjalan selama setahun (2025) dan banyak mitra dari Dinas P2KB TTU sudah memberikan banyak bantuan tetapi belum tepat sasaran. Karena pihaknya memiliki data dan mengeluarkan data tersebut kepada mitra supaya membantu keluarga yang beresiko tinggi stunting, hanya masih banyak yang belum tepat sasaran", ujar mantan Plt Dinas Kesehatan TTU ini.

‎Dikatakan Basilius bahwa, Dinas P2KB TTU pada tahun 2027 memiliki target supaya mencapai 1.670 keluarga resiko stunting supaya ditangani. Karena mitra yang tergabung dalam (GENTING ) bisa membantu Pemkab TTU dalam bentuk nutrisi, air bersih ataupun edukasi bagi masyarakat.

‎"Saat ini penyumbang stunting terbanyak untuk kabupaten TTU berasal dari Kecamatan Miomafo Barat, Mutis dan Insana Tengah. Namun berdasarkan data dari Dinas Kesehatan TTU pada tahun 2025, angka stunting kita prosentasenya adalah 30,1 persen dengan jumlah anak stunting sebanyak 5.080 balita", kata Basilius.

‎Kabupaten TTU sudah memiliki target dalam RPJMD untuk menurunkan prevalensi stunting dan di dalam Rencana Strategis (Renstra) Dinas P2KB juga memasang target hingga akhir periode kepemimpinan bapak Bupati dan Wakil Bupati TTU Yosep Falentinus Dellasale Kebo-Kamilus Elu. Tetapi tujuan terbesar adalah mengantar anak-anak menuju TTU Emas 2045. Dimana setiap anak harus tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, memperoleh pengasuhan yang baik, serta mendapatkan hak-hak dasarnya secara utuh (SK).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....