Dokter Icha Laporkan Dugaan Intimidasi 3 DPRD ke Badan Kehormatan DPRD TTU

  • 26 Jun 2026 13:25 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Kefamenanu - Dokter Icha, secara resmi melaporkan dugaan intimidasi yang dialaminya saat menangani pasien kasus gigitan ular di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Leona pada 14 Juni lalu ke Badan Kehormatan DPRD TTU pada 24 Juni 2026 dan ternyata yang mengintervensi nya sebanyak 3 orang anggota DPRD. Laporan tersebut diterima oleh Wakil Ketua II DPRD TTU Agustinus Siki, S.H.

Menurut dr Icha bahwa DPRD TTU yang diduga mengintervensinya adalah Norbertus Tubani, Therensius Lazakar dan Veronika Lake. Sehingga Dokter Icha kemudian mengadukan dugaan pelanggaran kode etik oleh ketiga anggota DPRD tersebut kepada Badan Kehormatan DPRD TTU melalui pengaduan tertulis yang disampaikan oleh ayahnya.

"Kami berharap melalui Badan Kehormatan DPRD, pengaduan ini dapat diteliti dan diproses sesuai mekanisme serta ketentuan yang berlaku sehingga memberikan perlindungan bagi tenaga kesehatan yang menjalankan tugas pelayanan di Kabupaten TTU," ujar dr Icha ditemani ayahnya Gabriel Pakaenoni.

Ia berharap proses yang dilakukan Badan Kehormatan DPRD dapat menghasilkan keputusan yang menjunjung tinggi etika dan kehormatan lembaga serta menjadi pembelajaran agar kejadian serupa tidak kembali dialami tenaga kesehatan lainnya di masa mendatang.

Selain melapor ke Badan Kehormatan DPRD TTU, dr. Icha bersama sang ayah juga mendatangi Dinas Kesehatan TTU untuk mengadukan peristiwa yang dialaminya di RS Leona. Pada kesempatan mantan Sekretaris Dinas Kesehatan TTU Pauyulia Alfira, SST menyatakan keprihatinannya atas peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa segala bentuk intervensi terhadap tenaga kesehatan dalam menjalankan tugas pelayanan tidak dapat dibenarkan.

"Kami sangat prihatin, karena tenaga kesehatan harus bekerja secara profesional sesuai kewenangan dan standar pelayanan yang berlaku tanpa tekanan dari pihak mana pun. Tetapi pihaknya tidak bisa berbicara banyak dan menyatakan akan melaporkan persoalan tersebut kepada Bupati TTU untuk mendapatkan arahan dan tindak lanjut ke depan seperti apa", ujar Alfira (SK).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....