Pentingnya Literasi dan Edukasi Bahaya Narkoba Bagi Generasi Milenial

  • 09 Jun 2026 04:15 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Kaum milenial atau generasi muda menjadi target utama dari penyebaran Narkotika. Milenial dianggap menjadi sasaran empuk karena merupakan pengguna digitalisasi paling aktif pada saat ini.

Hal ini diungkapkan tokoh pemuda perbatasan Yohaniz Berchmans N, dalam obrolan singkat bersama rri.co.id mengenai pencegahan narkoba bagi generasi muda. “Kelompok usia muda ini dinilai berada dalam fase pencarian jati diri yang sangat rentan” ujar Berchmans melalui telpon selular pada minggu pagi.

“Media sosial menjadi sarana utama yang digunakan para pengedar untuk mendekati target potensial mereka” katanya. “Remaja menjadi mudah dipengaruhi lewat pergaulan kelompok serta mengikuti tren yang berkembang.”

Ia menyebut beberapa contoh kasus transaksi narkoba yang dilakukan melalui sistem online dengan menggunakan kode khusus tertentu. Menurutnya Kode rahasia tersebut sengaja diciptakan agar sulit dipahami oleh masyarakat awam maupun aparat.

Berchmans berasumsi bahwa tekanan dari lingkungan sosial bisa mempengaruhi siapa saja terlibat kasus. “Kurangnya literasi bahaya narkoba di lingkungan kampus perguruan tinggi turut menjadi faktor pemicu” ucap berchman menekankan.

Dijelaskan pula bahwa faktor pergaulan dan keinginan untuk diakui dalam suatu kelompok membuat mahasiswa rentan mencoba hal baru seperti narkoba.

Kombinasi antara faktor psikologis serta masalah sosial dapat dipastikan sebagai penyebab utama penyalahgunaan” Rasa penasaran ingin mencoba hal baru serta stres akibat masalah keluarga membuat mereka khilaf.

Berchmans berpesan agar kaum milenial tidak mudah tergiur dengan narkoba yang merusak masa depan. Remaja harus berani terbuka kepada keluarga serta mengalihkan fokus pada minat bakat positif.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....