Teknologi Digital Sarana Kesetaraan Gender

  • 06 Apr 2026 17:30 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Pandangan aktivis perempuan-NTT Frida Kole Roman,SH pemberdayaan perempuan melalui pemanfaatan teknologi digital merupakan sarana strategis untuk mencapai kesetaraan gender.

Menurutnya,teknologi digital dianggap mampu meruntuhkan hambatan geografis, sosial, dan ekonomi yang selama ini membatasi hak setara perempuan.

"Platform digital memungkinkan perempuan wirausaha menjangkau pasar yang lebih luas tanpa terbatas lokasi fisik, menggunakan e-commerce dan media sosial.Pendekatan ini terbukti meningkatkan pendapatan UMKM milik perempuan," ucap Frida pada perbincangan rri.co.id, Senin 6 April 2026.

Pelatihan keterampilan digital seperti pemasaran digital dan literasi keuangan membantu perempuan mandiri secara finansial, yang pada gilirannya meningkatkan posisi tawar mereka dalam keluarga dan masyarakat.

"Internet menyediakan sumber ilmu pengetahuan yang tak terbatas, memungkinkan perempuan meningkatkan keterampilan dan pengetahuan tanpa harus meninggalkan peran domestik sepenuhnya. Hal ini mencakup akses ke pelatihan online dan edukasi finansial, yang krusial untuk menembus batas gender di era teknologi," katanya.

Media digital menjadi alat penting bagi perempuan untuk menyuarakan aspirasi, berbagi pengalaman, dan membangun solidaritas mengenai isu-isu yang sebelumnya dianggap tabu, seperti kekerasan berbasis gender dan diskriminasi.Guna platform digital memfasilitasi gerakan sosial yang mendorong perubahan perilaku dan kebijakan sosial," tutur Frida.

Manfaat lainnya,kata Frida,digitalisasi layanan memungkinkan perempuan, terutama di daerah terpencil, mengakses informasi mengenai hak-hak mereka, layanan konseling, dukungan psikologis, serta pelaporan kasus kekerasan secara langsung dan aman.

Frida menekankan bahwa literasi digital membantu perempuan mengambil keputusan terbaik dalam hidup mereka"Dengan menguasai teknologi, perempuan dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan ekonomi, sosial, dan politik, serta tidak tertinggal dalam transformasi digital,"kata dia.

Pemberdayaan digital juga bisa mendorong keterlibatan perempuan di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika,yang sering kali didominasi laki-laki, sehingga menciptakan lingkungan kerja yang lebih inklusif dan adil.

"Meskipun digitalisasi memberikan peluang besar,penting juga perempuan mengatasi tantangan kesenjangan digital serta risiko kekerasan berbasis gender online untuk menciptakan ruang digital yang aman dan inklusif," ujar Frida.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....