Hendak menghadiri Acara Keluarga Dua Warga TTU Diduga Dianiaya Nando Cs

  • 07 Okt 2026 05:59 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Kefamenanu - Dua warga Desa Teba, Kecamatan Biboki Tanpah, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok pemuda yang berada di bawah pengaruh minuman keras (miras). Penganiayaan itu terjadi di perbatasan Desa Oerinbesi dan Desa Oekopa. Terduga pelaku penganiayaan itu adalah Nando dan rekan-rekannya.

‎Penganiayaan yang dilakukan Nando Cs terjadi pada Minggu 4 Oktober 2026. Para korban penganiayaan adalah Kristianus Ahoennai dan Daniel Dacosta. Akibat penganiayaan itu, para korban mengalami luka pada bagian wajah hingga berlumuran darah.

‎Sebelum kejadian itu, Kristianus bersama keluarganya sedang dalam perjalanan menuju Desa Oekopa untuk menghadiri acara keluarga di rumah Andreas Amnunuh. Tetapi saat berada di tengah perjalanan, mereka dihadang oleh seorang pemuda yang diketahui bernama Nando dan diduga dalam kondisi mabuk alkohol.

‎Setelah melakukan penghadangan, Nando kemudian melepaskan pukulan ke arah anak perempuan Kristianus yang saat itu dibonceng di bagian depan sepeda motor. Pukulan Nando itu, menyasar bagian dada anak perempuan Kristianus yang diketahui masih berusia 13 tahun hingga nyaris terjatuh dari sepeda motor.

‎"Atas hal itu, Kristianus langsung mematikan sepeda motornya, lalu turun untuk menanyakan alasan Nando Cs menghadang serta memukul anaknya. ‎Namun, sebelum sempat turun dari motor, Nando langsung menyambutnya dengan sejumlah pukulan ke arah wajah Kristianus. Akibatnya, Kristianus mengalami luka pada bagian pelipis hingga mengeluarkan darah segar.

‎Melihat Kristianus dipukul, Daniel Dacosta yang merupakan ipar korban kemudian menghampiri dengan maksud melerai aksi penganiayaan tersebut.

‎Nando yang sudah dipengaruhi alkohol, melanjutkan aksinya dengan memanggil sejumlah rekannya yang berada di halaman sebuah rumah. Sekelompok pemuda tersebut kemudian diduga bersama-sama melakukan pengeroyokan terhadap Kristianus dan Daniel Dacosta.

‎Akibat pengeroyokan tersebut, kedua korban mengalami luka hingga berlumuran darah dan terjatuh. Penganiayaan itu disaksikan langsung oleh istri dan anak-anak kedua korban. Sehingga istri dari kedua korban berteriak histeris dan meminta agar aksi penganiayaan oleh Nando Cs dihentikan.

‎Terpisah Kapolsek Biboki Selatan, Ipda Akhmad Hamdani, S.Sos, saat dikonfirmasi awak media membenarkan adanya laporan penganiayaan terhadap Kristianus Ahoennai dan Daniel Dacosta.

‎"Benar ada penganiayaan dan para korban sudah, dibawa ke Puskesmas Oenopu bersama Kanit Reskrim. Kebetulan dokter di Puskesmas Manufui sedang cuti," ujar Ipda Akhmad.

‎Ia mengatakan, selanjutnya pihak kepolisian khususnya Polsek Biboki Selatan akan melakukan penyelidikan untuk mencari dan mengumpulkan informasi awal terkait peristiwa tersebut", kata Ipda Akhmad (SK

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....