Seorang Warga di TTU Alami Kecelakaan Tunggal Mengakibatkan Kaki Terputus

  • 23 Apr 2026 08:42 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Kefamenanu - ‎Seorang pemuda di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yakni Yohanes Delasales Suni, mengalami kecelakaan tunggal setelah menabrak alat berat jenis khusus yang sedang terparkir di bahu jalan dalam kondisi gelap sehingga kakinya putus. Kecelakaan tersebut terjadi pada Senin malam 20 April 2026 lalu. Hal ini disampaikan oleh Kasubsi PIDM Polres TTU, Aipda Akmal Abimanyu, pada Rabu 22 April 2026.

Menurut Aipda Akmal bahwa, berdasarkan kronologinya kecelakaan tunggal tersebut terjadi pada Senin tanggal 20 April sekitar pukul 19.00 wita di Jl.Raya Trans Timor, Desa Letmafo, RT 001/RW 001,Desa Letmafo,Kecamatan Insana Tengah, Kabupaten TTU.

‎"Sebelum terjadi kecelakaan tersebut, Yohanes Delasales Suni yang mengendarai SPM Honda Revo X warna merah Hitam No.Pol DH 5936 DQ bergerak dari arah Insana menuju Kefamenanu. Setibanya di TKP Yohanes, tidak melihat ada alat berat khusus yang sedang terparkir di bahu jalan sebelah kiri. Karena Yohanes melaju dalam kecepatan tinggi, dan di sisi lain TKP dalam kondisi gelap sehingga tabrakan itu tidak terelakan", ujar Aipda Akmal.

Ia melanjutkan lagi bahwa kondisi di TKP yang pada saat itu gelap dan penerangan jalan tidak ada. Hal itu diperparah lagi dengan tidak adanya rambu-rambu peringatan bahwa adanya pekerjaan jalan aspal tidak ada di sekitar TKP. Sehingga Yohanes menabrak salah satu alat berat bagian ujung belakang kanan sehingga terjatuh ke depan sekitar 15 meter", ujar Aipda Akmal.

"‎Akibat dari kecelakaan tersebut Yohanes mengalami putus kaki kiri dan luka pada bagian tangan kanan sehingga mengalami pendarahan hebat. Karena itu, korban dilarikan ke Puskesmas Maubesi dan dirujuk menuju RSUD Kefamenanu guna mendapat penanganan Medis", kata Aipda Akmal.

Benturan keras tersebut menyebabkan korban terpental sejauh 15 meter dan kaki kirinya putus di bagian betis. Sehingga warga yang melintas segera memberi pertolongan dan melarikan korban ke Puskesmas Maubesi. Tetapi lukanya sangat parah, maka korban dirujuk lagi ke RSUD Kefamenanu supaya menjalani perawatan intensif (SK).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....