Kecelakaan Maut di TTU Satu Remaja Meninggal

  • 19 Apr 2026 13:28 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Kefamenanu - Dua orang remaja terlibat kecelakaan maut antara motor Revo vs Revo di ruas Jalan Nunpoh-Aplal tepatnya di Desa Haumeniana Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), pada Sabtu 18 April 2026. Satu korban meninggal dunia karena tidak menggunakan helm saat berkendara. Kecelakaan maut ini dibenarkan oleh istri dari Kepala Desa Nilulat ibu Vania Taus pada Minggu 19 April 2026 saat dihubungi RRI.CO.ID via pesan WhatsApp.

Menurut Vania bahwa kecelakaan itu terjadi persis di depan Kapela Haumeniana Paroki Santa Maria Ratu Oeolo, sekira pukul 16.45 WITA. Korban meninggal yakni Stanislaus Obe mengendarai motor Revo warnah hitam melaju dari arah Desa Nilulat, sedangkan korban selamat yakni Maksimus Kono Fallo yang mengendarai motor Revo warnah hitam melaju dari arah Pospol Haumeniana. Setibanya di depan Kapela, keduanya tidak mampu mengendalikan motor mereka sehingga tabrakan tak terelakan terjadi", ujar Vania.

"Korban kecelakaan itu kami tidak tau apakah mabuk alkohol atau tidak. Tetapi benar kedua korban tidak memakai helm. Sehingga Stanislaus Obe, meninggal karena kepala pecah akibat benturan keras di aspal. Selain itu, almarhum juga salah satu kakinya patah akibat benturan keras saat kecelakaan. Sedangkan korban selamat yakni Maksimus Kono Fallo, mengalami luka di bagian wajah, dan kaki akibat benturan di badan aspal", ujar Vania.

Ia melanjutkan bahwa setelah kecelakaan kedua korban sempat dibawa ke Puskesmas Inbate. Tetapi almarhum Stanislaus Obe lukanya sangat parah sehingga dirujuk ke RSUD Kefamenanu, untuk perawatan intensif. Namun naas nyawa korban tidak tertolong karena kepalanya pecah dan patah kaki sehingga meninggal pada Minggu subuh.

Kedua remaja yang terlibat kecelakaan maut itu semuanya warga desa Nilulat, bahkan mereka juga masih memiliki hubungan keluarga karena nenek mereka kakak-adik. Saat ini, Kepala Desa Nilulat sudah berkoordinasi dengan Pospol Haumeniana dan Polsek Miomafo Timur supaya pihak kepolisian bisa melakukan olah TKP. Sedangkan korban yang selamat saat ini masih menjalani perawatan medis," ujar Vania.

Sementara salah satu kenalan korban yakni Egi Metan, menyampaikan bahwa almarhum saat mengendarai sepeda motor Revo warnah hitam dalam kondisi kecepatan tinggi dan di bawa pengaruh alkohol. Sehingga kecelakaan itu tidak dapat dihindari dan bahkan salah satu motor Revo dengan nomor polisi DH. 5209 DM terlihat rusak parah. Karena batok motor hancur, roda motor juga hampir berbentuk angka 8 dan Shok depan motor naas itu juga hampir patah akibat benturan keras (SK).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....