Seorang Warga di TTU Dibacok ODGJ

  • 07 Jul 2025 18:51 WIB
  •  Atambua

KBRN, Kefamenanu: Yohanes Kristoforus Afeanpah, menjadi korban sabetan parang dari Fransiskus Doni Tulasi, yang diduga mengalami gangguan jiwa di Kecamatan Biboki Anleu. Hal ini disampaikan oleh Kapolres TTU AKBP Eliana Papote melalui Kasubsi PIDM IPDA Markus Wilco Mitang pada Senin (7/7/2025).

Menurut IPDA Wilco, bahwa berdasarkan keterangan dari para saksi, saat kejadian korban bersama adiknya tengah dalam perjalanan untuk menangkap kepiting di kolam Faularan Desa Tuamese, Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten Timor Tengah Utara.

Dalam perjalanan, mereka bertemu dengan pelaku dan kemudian bersama-sama menuju lokasi penangkapan.

Setibanya di kolam, korban masuk ke dalam air untuk menangkap kepiting, sementara adik korban dan pelaku menunggu di pinggir kolam. Saat itu pelaku membawa sebilah parang yang terselip di sarung, dan adik korban membawa ember.

"Tanpa alasan yang jelas, pelaku tiba-tiba menghunus parang, membentak adik korban, lalu masuk ke kolam dan langsung menyabet punggung korban satu kali. Sabetan tersebut menyebabkan luka menganga di bagian punggung bawah leher korban hingga mengeluarkan darah cukup banyak",Ucap IPDA Wilco.

Lanjutnya bahwa usai pembacokan itu, adik korban yang ketakutan segera melarikan diri ke arah pantai untuk mencari pertolongan.

Dikatakan Ipda Wilco bahwa setelah itu, peristiwa pembacokan itu dilaporkan ke Polsek Biboki Anleu, dan teregister dalam LP/B/24/VII/2025/SPKT/Polsek Biboki Anleu/Polres TTU/Polda NTT.

Personil Polsek Biboki Anleu kemudian mengevakuasi korban ke fasilitas medis terdekat. Selain itu, personil Polsek Biboki Anleu juga mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa sebilah parang. Ditambahkan IPDA Wilco, bahwa Polsek Biboki Anleu juga melakukan penyelidikan dan pendalaman lebih lanjut atas motif dari pelaku yang membacok korban.

Berdasarkan Informasi dari warga sekitar menyebutkan bahwa, pelaku diketahui mengalami gangguan kejiwaan dan saat ini dalam pengawasan medis. Karena pelaku sedang mengkonsumsi obat-obatan penenang secara rutin, di antaranya Haloperidol, yang merupakan obat antipsikotik. Kondisi medis pelaku menjadi bagian dari bahan pertimbangan penyidik dalam proses penanganan kasus ini. Sehingga Penyidik akan bekerja sama dengan pihak medis untuk memastikan status kejiwaan pelaku secara menyeluruh",Kata IPDA Wilco (SK).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....