Tujuh Cara Belajar Berhenti Menyenangkan Orang Lain

  • 25 Agt 2026 22:50 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua – Keinginan menyenangkan orang lain terkadang membuat seseorang mengabaikan kebutuhan pribadi. Jika terus dilakukan, kebiasaan tersebut dapat membuat seseorang kesulitan menetapkan batasan dalam kehidupan sehari-hari.

Mengutip Psychology Today, Minggu 23 Agustus 2026 kebiasaan selalu menyenangkan orang lain dapat diubah dengan mengenali kebutuhan pribadi dan menetapkan batasan. Proses perubahan tersebut dapat dilakukan secara perlahan melalui beberapa langkah sederhana berikut ini.

1. Kenali kebutuhan pribadi

Mulailah memahami apa yang benar-benar dibutuhkan dan dirasakan. Jangan terus mendahulukan keinginan orang lain hingga kebutuhan diri sendiri terabaikan.

2. Pahami dampak terlalu sering membantu

Membantu orang lain merupakan tindakan baik, tetapi tetap membutuhkan batas. Terlalu sering membantu dapat menguras waktu, tenaga, dan perhatian yang seharusnya digunakan untuk diri sendiri.

3. Belajar mengatakan tidak

Menolak permintaan tidak berarti menjadi orang yang tidak peduli. Katakan tidak ketika permintaan tersebut melampaui kemampuan atau membuat diri merasa tidak nyaman.

4. Jangan terlalu memikirkan penilaian orang lain

Pendapat orang lain tidak harus selalu menjadi dasar dalam mengambil keputusan. Seseorang perlu memahami bahwa tidak semua orang akan menyetujui setiap pilihan yang dibuat.

5. Hadapi rasa bersalah setelah menolak

Perasaan bersalah bisa muncul ketika mulai berani menetapkan batasan. Perasaan tersebut tidak selalu menunjukkan bahwa keputusan yang diambil merupakan sebuah kesalahan.

6. Biasakan menghadapi rasa tidak nyaman

Menetapkan batasan mungkin terasa canggung pada awalnya. Dengan terus berlatih, seseorang dapat lebih terbiasa menyampaikan keinginan tanpa selalu mencari persetujuan orang lain.

7. Tetap membantu sesuai kemampuan

Peduli kepada orang lain tetap dapat dilakukan tanpa mengorbankan kebutuhan pribadi. Berikan bantuan sesuai kemampuan sambil tetap memperhatikan waktu, tenaga, dan kepentingan diri sendiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....