Setetes Air, Harapan Baru dari Karya Bakti TNI di Alor
- 02 Agt 2026 10:09 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor - Di bawah terik matahari yang membakar pesisir Desa Alor Kecil, Kabupaten Alor, air bersih selama bertahun-tahun menjadi barang yang sangat berharga. Warga harus berjalan membawa jeriken, bahkan membeli air minum karena sumur yang ada menghasilkan air asin dan tidak layak dikonsumsi.
Kesulitan itu perlahan berubah ketika program Karya Bakti TNI AD melalui Korem 161/Wira Sakti dan Kodim 1622/Alor membangun sumur bor di desa tersebut. Kini, air bersih mengalir lebih dekat dengan rumah-rumah warga, menghadirkan harapan baru bagi kehidupan sehari-hari.
Ketua RW Desa Alor Kecil, Ibrahim Daing, mengatakan kehadiran sumur bor menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat yang selama ini hidup dalam keterbatasan air bersih. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan wujud nyata perhatian pemerintah dan TNI kepada masyarakat di wilayah perbatasan.
"Terima kasih Bapak Presiden Prabowo, Bapak Panglima TNI, dan Bapak KSAD. Kami masyarakat Desa Alor Kecil mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan sumur bor ini. Dari dulu kami sangat kesulitan mendapatkan air, tetapi sekarang akses air sudah jauh lebih dekat. Semoga Tuhan memberkati Bapak-Bapak beserta seluruh anggota TNI di seluruh Indonesia," ungkap Ibrahim. Jumat, 31 Juli 2026.
Bagi Nursam Abdul Rahman, air bersih bukan sekadar kebutuhan rumah tangga. Air adalah perjuangan yang telah dijalani keluarganya selama bertahun-tahun sejak menetap di Desa Alor Kecil.
Ia mengenang bagaimana setiap hari warga harus memikul jeriken dari sumur yang berjarak sekitar seratus meter. Air yang diambil pun terasa asin sehingga hanya digunakan untuk keperluan tertentu, sementara air minum harus dibeli dalam kemasan galon.
"Sebelum ada bantuan sumur bor, kami memakai air sumur yang rasanya asin. Kami angkut dengan jeriken dari jarak sekitar seratus meter, sedangkan untuk minum harus membeli air galon. Alhamdulillah sekarang kami sudah mendapatkan air bersih dan segar. Kami berharap TNI terus membantu masyarakat karena masih banyak kebutuhan yang perlu diperhatikan," tutur Nursam dengan mata berkaca-kaca.
Di balik pembangunan sumur bor itu, ratusan personel TNI bersama masyarakat bergotong royong menyelesaikan pekerjaan yang menjadi bagian dari program Karya Bakti TNI AD. Program tersebut tidak hanya membangun sumur bor, tetapi juga jalan semen, jembatan, rumah tidak layak huni, serta berbagai fasilitas umum lainnya.
Komandan Korem 161/Wira Sakti Kupang, Brigjen TNI Hendro Cahyono, mengatakan karya bakti merupakan bentuk kehadiran TNI di tengah masyarakat untuk membantu pemerintah mempercepat pembangunan, terutama di daerah yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur.
"Kami ingin kehadiran TNI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pembangunan sumur bor, jembatan, jalan, rumah layak huni, dan fasilitas umum lainnya merupakan upaya kami membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur," ujar Brigjen TNI Hendro Cahyono.
Menurut Danrem, pembangunan tidak hanya diukur dari berdirinya bangunan fisik, tetapi dari perubahan yang dirasakan masyarakat setelah infrastruktur tersebut dimanfaatkan. Air bersih, katanya, menjadi kebutuhan dasar yang mampu mengubah kualitas hidup sebuah keluarga.
Di Desa Alor Kecil, perubahan itu kini terlihat sederhana tetapi bermakna. Anak-anak tidak lagi menunggu orang tua mengambil air dari tempat yang jauh, sementara para ibu dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan lebih mudah.
Kehadiran sumur bor juga mengurangi beban pengeluaran warga yang sebelumnya harus membeli air minum. Bagi masyarakat, bantuan tersebut bukan hanya menghadirkan akses air bersih, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan harapan akan kehidupan yang lebih baik.
Dari setetes air yang mengalir di Desa Alor Kecil, tersimpan kisah tentang gotong royong, kepedulian, dan semangat membangun negeri dari wilayah perbatasan. Program Karya Bakti TNI AD menjadi bukti bahwa pembangunan bukan hanya tentang infrastruktur, melainkan juga tentang menghadirkan harapan bagi masyarakat yang selama ini menanti perhatian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....