Buah Tomat Lahurus Belu Pasar Menjanjikan Manfaat Ekonomi bagi Petani

  • 22 Sep 2026 14:44 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Buah tomat segar salah satu potensi pertanaman holtikultura dikembangkan petani yang ada di desa Lakanmau wilayah kecamatan Lasiolat Kabupaten Belu. Dari hasil panen petani memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat tani.

Sentra penghasil buah tomat Desa Lakanmau dengan sentra produksi pertanaman tomat berukuran jumbo, sejauh ini menjadi buruan masyarakat.

Kepala desa Lakanmau Yoseph Sirik dalam perbincangan rri mengatakan, sejauh ini untuk pemasaran hasil buah tomat masih sebatas lokal belum masuk pasar Atambua.

Biasanya warga tani menjual dengan memanfaatkan lapak yang ada di sepanjang pingir jalan menuju ke desa.

Komoditi buah tomat lasim disebut tomat Lahurus ini memiliki ukuran besar dan varietas bibit lokal, menjadi buruan masyarakat yang ingin membeli sehingga laris manis terjual. Harga jual pun relatif murah per tumpuk buah tomat seharga Rp10 ribu.

Sementara menyangkut pasar penjualan para pedagang tidak menjual ke kota Atambua, hanya ditaruh di lapak pinggir jalan menunggu para pelintas ke wilayah Lamaknen atau pun sebaliknya untuk mampir membeli.

“Kebanyakan tomat tidak dibawah ke Atambua warga tani menjual di lapak-lapak pinggir jalan dan habis terjual. Mungkin karena ukuran jumbo juga rasa alami jadi cukup laku,” kata Kades Lakanmau Siri.

Potensi tomat di desa Lakanmau belum begitu dikembangkan dengan luas tanam secara besar-besaran. Padahal dari sisi ekonomi pangsa pasar cukup menjanjikan, dari hasil panen bisa masuk pasar lokal kota Atambua maupun dieksport ke Negara Timor Leste.

Menjadi kendala dikarenakan belum ada permodalan usaha, sejauh ini budidaya pertanaman tomat Lahurus masih dilakukan secara mandiri dengan cara tanam tradisional.

Memberikan keuntungan tersendiri bagi penikmat buah tomat segar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....