Pasar Perbatasan di Napan Direncanakan Launching pada 14 Agustus

  • 30 Jul 2026 09:09 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Kefamenanu - Upaya Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara untuk menangkap Dolar dari negara tetangga Timor Leste hampir mendekati realisasi. Karena Pasar Lintas Batas di PLBN Napan, desa Napan Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten TTU rencananya akan dilaunching pada 14 Agustus 2026 mendatang. Kepastian pembukaan pasar lintas batas di wilayah yang berbatasan dengan distrik Oecuse negara Timor Leste itu diketahui dalam rapat koordinasi lintas batas yang digelar pada Selasa 28 Juli 2026.

‎Rapat koordinasi lintas batas tersebut digelar di ruang rapat wisma Indonesia PLBN Napan dan dihadiri oleh kepala PLBN Napan Don Gaspar, staf khusus bupati TTU bidang UMKM dan Ekonomi Kreatif H Fahmi. H Abdullahi, S.E, Staf Khusus bupati Bidang Hubungan Masyarakat, Pembangunan, dan Investasi Elias Koa, Pimpinan OPD Pemda TTU, Camat Bikomi Utara, pihak kepolisian, tokoh masyarakat serta para pelaku UMKM.

‎Staf khusus bupati TTU Bidang Pemberdayaan ekonomi dan Ekonomi Kreatif H. Fahmi, menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas respon cepat kepala PLBN Napan Don Gaspar,

dan jajaran yang telah menginisiasi dan memfasilitasi penyelenggaraan rapat koordinasi tersebut.

‎"Jika sesuai rencana dan kemudian mendapat restu dari Bupati TTU, kata H. Fahmi, maka pasar perbatasan akan dilaunching dan akan diisi para pelaku UMKM. Hal ini merupakan upaya "Tangkap Dolar" dari Pemkab TTU di PLBN Napan dan akan dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus 2026 mendatang", ujar CEO Jabal Group ini.

‎Ia bersyukur rapat koordinasi lintas sektor ini bisa berjalan dengan lancar penuh semangat kolaborasi dan menghasilkan berbagai kesepakatan penting. Karena pada tahap awal pembukaan pasar perbatasan ini terdapat beberapa sektor yang diutamakan.

‎"Jadi nanti setelah pasar perbatasan tersebut dilaunching maka sektor yang diutamakan adalah, UMKM Khas TTU, Produk Ekonomi Kreatif, kerajinan tangan dan produk unggulan lokal serta potensi usaha masyarakat yang diharapkan menjadi daya tarik bagi masyarakat perbatasan terlebih masyarakat Timor Leste khususnya Distrik Oecuse", ujar Wakil Ketua APINDO NTT ini.

‎Menurutnya, Pasar Perbatasan di Napan itu, selain menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat, kegiatan usaha yang melibatkan kedua warga negara Indonesia-Timor Leste diharapkan dapat menjadi destinasi wisata belanja dan kuliner di Napan dan sekitarnya. Sebab sebagai pebisnis, kita optimis jika kegiatan ini berjalan dengan baik sesuai yang direncanakan maka bisa meningkatkan perputaran ekonomi di masyarakat dan membuka lapangan kerja baru," kata H. Fahmi (SK).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....