Peluang Menjanjikan Industri Kreatif Videografi di Perbatasan RI-RDTL
- 25 Apr 2026 18:20 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Usaha jasa di sektor industri kreatif kini sudah tidak lagi disebut sebagai kerja sampingan. Para pelaku kreatif mulai berani memainkan perannya dalam menjangkau pasar yang luas.
Hal tersebut selaras dengan penuturan videografer asal Atambua, Kabupaten Belu, Plasidus B. Fahik. Pria yang akrab disapa Boy ini berbagi pengalamannya merintis karier barunya di industri jasa videografi.
Boy mengungkapkan, awal mula ketertarikannya pada dunia pembuatan video ini pada akhir tahun 2019. Ia diajak bergabung dalam sebuah proyek film pendek oleh komunitas milenial bernama Hotu-hotu.
Boy menjelaskan bahwa saat itu pembuatan video hanya sebatas hobi dan untuk diunggah sebagai kenangan. Mengingat peralatan videografi relatif mahal, Boy memilih belajar mandiri menggunakan perangkat seadanya sebelum akhirnya mampu memiliki perlengkapan memadai.
“Perkembangan teknologi saat ini mulai membuka peluang bagi siapapun untuk bisa membagikan karyanya secara bebas” ujarnya. Menurutnya, usaha jasa pembuatan video di wilayah Kota Atambua ini terbilang cukup menjanjikan.
Boy mengatakan ingin mendalami dunia videografi hanya karena rasa ingin tahu yang sangat besar. Ia mengaku tidak pernah mengikuti pendidikan formal maupun kursus videografi profesional sebelumnya.
"Kota Atambua, perbatasan Indonesia dengan Timor Leste ini memiliki potensi pasar sangat bagus bagi pelaku ekonomi kreatif," katanya. "Karena tingginya kebutuhan masyarakat akan dokumentasi berbagai macam acara."
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....