TTU Dorong Industri Garam Berkelanjutan
- 06 Jun 2026 17:28 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua: Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU)-NTT mendorong pengembangan industri garam berkelanjutan. Hal ini akan diwujudkan melalui kemitraan bersama investor PT Blue Steel Industries..
"Program ini difokuskan di kawasan pesisir Pantai Utara, karena wilayah itu berpotensi." Begitu ucap Yohanes Sanak, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan TTU, kepada rri.co.id, Sabtu 6 Juni 2026.
Yohanes Sanak, menyebut Investor yang akan berinvestasi, ditekankan mencapai targetkan pengembangan garam industri bernilai ekonomi tinggi. "Komitmennya begitu sehingga harus dipatuhi dan dilaksanakan investor."
Lanjutnya, Pengembangan garam industri dinilai lebih menguntungkan dibanding garam konsumsi. Nilai jual produk industri jauh lebih tinggi di pasaran.
"Kami membangun pola kemitraan agar masyarakat memperoleh manfaat maksimal serta masyarakat akan terlibat dalam seluruh tahapan produksi,” katanya
Selain memperoleh bagi hasil, warga berpeluang menjadi tenaga kerja. Pemilik lahan menjadi kelompok yang diprioritaskan dalam perekrutan.
"Keuntungan masyarakat bukan hanya dari pemanfaatan lahan mereka. Tetapi juga penyerapan tenaga kerja dari warga lokal dan program CSR, skema tersebut telah diatur dalam dokumen kerja sama” tuturnya.
Perusahaan akan menyiapkan sarana produksi termasuk penggunaan geomembran. Teknologi itu dinilai mampu meningkatkan kualitas hasil garam.
Dikatakan, Tahap awal pengembangan dilakukan melalui proyek percontohan seluas seribu hektare. Lokasinya berada di lima desa kawasan Pantai Utara TTU.
Yohanes Sanak menegaskan, Pemerintah daerah akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi program. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat memperoleh manfaat optimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....