Motif Tenun Alorasa, Pesan Kuat Perlindungan Alam
- 06 Feb 2026 23:16 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua-Dari motif tenun ikat Alor-NTT hasil kreasi UMKM Alorasa di Desa Ampera-Kec. Alor Barat Laut, beri pesan kuat terhadap perlindungan dan pelestarian Hiu Tikus.
Informasi disampaikan Najamudin M. Lobang,SH founder UMKM Alorasa kepada rri.co.id, Kamis 5 Februari 2026. " Bukan sekedar motif, tapi itu ajakan untuk perlindungan terhadap Hiu Tikus di Alor."
UMKM ini mengusung konsep merawat kekayaan sumberdaya alam berkelanjutan. "Karena kami gunakan semua bahan dari alam, sebab itu kami harus rawat alam," katanya.
"Penenun kami tersebar di pulau Ternate, pulau Buaya, juga di Buraga, Kolana dan Baranusa. Mereka mewakili desa yang ada disana," tuturnya pertelpon.
Wujud komitmen merawat alam, pihaknya kembangkan motif Hiu Tikus (Alopias) dalam karya tenun ikat mereka yang berbahan pewarna teripang dan cumi-cumi.
"Selain kearifan lokal titipan moyang dalam karya kami, ada keragaman motif termasuk motif baru seperti Hiu Tikus. Ini memperkuat pesan perlindungan melalui tenun Alorasa," ujarnya.
Lanjutnya Alor sebagai wilayah yang menjadi habitat satwa laut seperti Hiu Tikus, harus ikut meneruskan pesan perlindungan kepada anak cucu lewat tenun.
"Kami perkuat dengan pelatihan teknik pencelupan dan teknik tenun untuk meningkatkan makna simbolis. Serta kualitas produk agar memenuhi standar industri dan pasar yang lebih luas," ucapnya.
Namun demikian tenun di Alor masih menghadapi tantangan regenerasi penenun muda. "Kami juga perlu perlindungan hak paten dan diversifikasi produk agar sesuai tren pasar," katanya mengakhiri. (VM/EM)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....