Pengolahan Produk Kunci Kemajuan Sektor Agribisnis

  • 31 Jan 2026 12:44 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Industri pengolahan produk menjadi kunci bagi kemajuan sektor agribisnis di tingkat pedesaan. Mardit N. Nalle, Dosen Program Studi Agribisnis Universitas Timor (Unimor) Kefamenanu, TTU, aktif menjalankan tugas pengabdian masyarakat.

Menurutnya, langkah ini diambil karena keprihatinan terhadap komoditas lokal yang sering kali dijual tanpa proses pengolahan lebih lanjut. "Padahal, produk olahan akhir memiliki nilai jual yang jauh lebih tinggi bagi kesejahteraan para petani," ujar Mardit, pekan lalu.

Sebagai Fasilitator Bidang Pengolahan Pangan Lokal, upaya peningkatan potensi pun terus dilakukan. Yakni, melalui perbaikan label serta desain kemasan yang lebih estetis.

"Istilah mengolah berarti melakukan perubahan fisik pada produk, sedangkan mengelola berkaitan erat dengan sistem manajemen," katanya. Kedua keterampilan ini harus berjalan beriringan agar petani lokal siap bersaing di pasar modern," kata dia.

Mardit menilai standarisasi produk menjadi target utama. Sehingga Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal memiliki daya saing yang setara dengan produk pabrikan.

"Kelompok usaha yang ditemui terdiri dari kurang dari lima orang perlu diberikan pendampingan agar layak menerima fasilitas modal," ujarnya. "Pemberdayaan kita lakukan karena banyak pelaku usaha mikro yang belum memenuhi syarat administratif maupun teknis dalam mengelola usaha," tuturnya.

Fasilitator, lanjutnya, berusaha membangun kreativitas agar mereka mampu melahirkan produk yang inovatif dan segar. "Tantangan terbesar saat ini adalah minimnya partisipasi kaum milenial dalam sektor agribisnis di wilayah NTT," ucapnya.

Mardit mengatakan komersialisasi produk didorong untuk memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi guna menjangkau pelanggan baru. Dengan strategi yang tepat, diharapkan produk lokal tidak lagi dipandang sebelah mata oleh konsumen di luar daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....