Investor Tinjau Potensi Garam TTU
- 05 Jun 2026 22:38 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) terus mendorong pengembangan tambak garam rakyat sebagai sektor ekonomi unggulan daerah pesisir. Potensi lahan garam yang tersedia mencapai ribuan hektare dan tersebar pada tiga kecamatan wilayah utara.
Kawasan pengembangan garam berada di Kecamatan Insana Utara, Biboki Moenleu, dan Biboki Anleu saat ini. Biboki Anleu menjadi wilayah dengan potensi terluas dibandingkan dua kecamatan lainnya di daerah tersebut.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan TTU, Yohanes Sanak saat diwawancara Rri Atambua melalui telepon Jumat, 5 Juni 2026 menjelaskan pengelolaan garam selama ini masih berlangsung tradisional. Pemerintah daerah kemudian berupaya menghadirkan investor untuk mempercepat pengembangan industri garam rakyat setempat.
“Kami memiliki potensi lahan cukup besar dan tersebar pada tiga kecamatan wilayah pesisir utara. Potensi terbesar berada di Biboki Anleu sedangkan Insana Utara memiliki luasan paling kecil,” katanya.
Lanjut Yohanes Sanak, Pemerintah daerah TTU telah menandatangani kesepakatan kerja sama bersama PT Blue Steel Industries dari Batam. Setelah penandatanganan tersebut, beberapa tim perusahaan langsung melakukan pengecekan lapangan di wilayah pengembangan.
“Tim ahli juga melakukan pengujian salinitas air laut dan hasilnya sangat menjanjikan sekali. Tingkat salinitas Pantura TTU mencapai angka lima bahkan enam koma lima pada beberapa titik,” tuturnya.
Dalam waktu dekat tim geologi perusahaan kembali melakukan pemetaan rinci sebelum tahapan investasi berikutnya. Hasil pemetaan tersebut akan menjadi dasar perencanaan teknis pengembangan tambak garam rakyat di TTU.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....