Generasi Muda VS Produk Lokal

  • 18 Feb 2026 11:36 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua – Generasi muda memiliki peran penting dalam perkembangan produk lokal, namun minat mereka masih sering kalah oleh tren global, citra merek yang lebih kuat, serta kemasan dan promosi yang lebih menarik di media sosial.

Oleh karena itu, diperlukan strategi seperti rebranding dengan desain yang lebih modern, pemanfaatan media sosial. Demikian dikatakan Elisabeth Lete Mahasiswa Program Studi ekonomi pembangunan Universitas Timor ( UNIMOR) melalui rri.co.id, Senin 16 februari 2026.

“Sebagai generasi Z di era modern perlu mendukung UMKM lokal untuk mempromosikan produk yang kita miliki ,” ucap Elisabeth Lete. Produk lokal yang di promosikan seperti tenunan tradisional yang tidak kalah menarik dengan produk lokal di daerah lainnya.

Di sisi lain, anak muda merupakan pasar terbesar dan trendsetter yang mampu mengangkat produk lokal menjadi lebih dikenal luas. Peran generasi mudah dalam mepromosikan produk lokal menjadi hal penting yang perlu dilakukan di era modern ini.

“Kita masyarakat Timor punya tenunan tradisional dengan berbagai motif yang sangat menarik,” kataElisabeth Lete. Perkembangan teknologi yang semakin canggih bisa menggunakan berbagai platform media sosial sebagai media promosi.

Selain itu bisa mempromosikannya dengan memakai motif tenunan yang didesain kekinian dalam berbagai hajatan. Ini sebagai bentuk dukungan generasi Z mendukung produk lokal agar dikenal secara luas serta mendukung ekonomi masyarakat lokal.

“Kita sekarang masing -masing punya media sosial, jadi kita manfaatkan untuk mngenalkan tenunan sebagai warisan nenek moyang. Kemudian dilihat dari sisi ekonomi kita membantu masyarakat pedesaan untuk meningkatkan pendapatan dari hasil tenun mereka,” ucap Elisabeth Lete.

Sebagai seorang mahasiswa mengharapkan agar seluruh generasi muda punya peran dalam mempromosikan berbagai produk lokal. “ Tidak saja tenunan tradisional yang di promosikan, tapi produk lain bisa yang diproduksi masyarakat lokal bisa kita bantu,” tutur Elisabeth Lette.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....