KDRT Cafe Atambua Padukan Pemberdayaan Pemuda dan Geliat UMKM Belu
- 17 Jun 2026 12:37 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua — Kafe Kopi di Rumah Tua atau KDRT Cafe di Atambua mulai menerapkan sistem manajemen kolaboratif. Usaha yang baru berjalan sekitar dua bulan ini melibatkan pemuda komunitas gereja lokal dalam operasional harian.
"Ada karyawan terus dibantu juga sama adik-adik komunitas gereja," kata Pemilik KDRT Cafe, Don Capitan, saat dikonfirmasi RRI, Minggu, 14 Juni 2026. Kehadiran para pemuda tersebut diakui sangat membantu efisiensi pencatatan stok belanjaan kafe miliknya.
Selain pemberdayaan pemuda, tempat nongkrong ini juga menjadi wadah pemasaran bagi produk makanan pelaku UMKM. Saat ini sudah ada beberapa produk lokal yang masuk ke dalam daftar menu kafe.
"Pelaku UMKM sih ada baru dua, ada produk keripik pisang," ujar Don menambahkan. Menu tradisional lain seperti stik bawang, jagung goreng, hingga jagung bose juga ikut disajikan.

Pihak manajemen menerapkan standardisasi kemasan yang ketat sebelum produk dipasarkan kepada para pelanggan. Hal itu dilakukan karena mayoritas produk lokal di wilayah tersebut belum memiliki izin BPOM.
"Kita hadirkan di kafe tapi dengan kemasan yang mungkin bagus ya," ucap Don mengenai syarat produk kerja sama. Melalui kurasi tersebut, ia berharap kuliner tradisional Atambua bisa naik kelas dan bersaing.
Langkah ini diambil demi menjaga mutu produk yang disajikan kepada para pengunjung kafe tersebut. Pihak kafe juga memberlakukan sistem rotasi berkala untuk produk titipan agar tetap segar.
"Seminggu kita tukar produk untuk menjaga rasanya tetap konsisten," katanya. Ia berkomitmen untuk terus mempertahankan kualitas rasa dan kenyamanan tempat secara berkelanjutan.
Don berharap langkah kolaborasi ini mampu memicu pertumbuhan ekosistem bisnis kreatif di Kabupaten Belu. Melalui keterlibatan aktif komunitas, manajemen optimistis kafe akan terus berkembang secara konsisten.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....