Pelestraian Tenunan Tradisional Sebagai Produk Lokal Masyarakat NTT
- 25 Mei 2026 07:38 WIB
- Atambua
RRI. CO.ID, Atambua- Motif kain tenunan tradisonal sebagai salah produk lokal masyarakat Nusa Tenggara Timur yang perlu dilestarikan. Yustina Laka salah satu UMKM lokal dari Kabupaten Alor menekuni usaha penjualan kain tenunan tradisional sebagai peluang mendukung ekonomi serta sebagai bentuk melestarikan budaya.
“Kita sebagai generasi bangsa apa lagi sebagai guru seperti saya perlu melestarikan motif tenunan tradisional yang telah diwariskan oleh nenek moyang kita biar tidak punah,” Demikian disampaikan Yustina Laka UMKM Christalyn ke ada rri.co.id, Minggu 24 Mei 2026.
Dikatakan setiap helai benang yang dikerjakan oleh ibu-ibu penenun mencerminkan kekayaan budaya serta identitas bangsa kita. Para pengrajin lokal memastikan generasi bangsa di masa kini perlu berstrategi untuk mempromosikan motif tenunan agar dikenal secara luas oleh masyarakat .
“ Ketika kita melihat ibu-ibu penenunan mengerjakan kain tenun dengan begitu teliti agar bagaimana mereka bisa menghasilkan sebuah motif yang cantik. Ini tandanya Ibu-Ibu masih mencintai warisan budaya yang kita miliki, jadi kita sebagai generasi bangsa pun perlu mempromosikannya,” ucap Yustina Laka .
Di era yang sangat modern saat ini disarankan agar masing-masing mempromosikan motif tenunan tradisional dari berbagai daerah. Bisa memanfaatkan beberapa platform media sosial sebagai ruang public mempromosikan produk lokal yang kita miliki.
“ Sekarang ini mau mempromosikan tenunan itu gampang saja, dimana bisa memanfaatkan media social yang menjangkau masyarakat luas. Harapan saya bagi seluruh masyarakat NTT agar masing-masing berperan melestarikan tenunan dengan memakai, menjual dan lainnya," kata Yustina Laka
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....