Produk Tenun Tradisional mendukung Ekonomi keluarga

  • 25 Mei 2026 07:29 WIB
  •  Atambua

RRI. CO. ID, Atambua – Menjual hasil produksi kain tenunan tradisional sebagai salah satu peluang mendukung ekonomi dalam rumah tangga. Hal ini disampaikan Yustina Laka UMKM Christalyn sebagai salah satu UMKM lokal di Kabupaten Alor, kepada rri.co.id, Minggu 24 Mei 2026.

"Sejauh ini menekuni usaha penjualan kain tenunan tradisional, hasil kerjasama dengan ibu-ibu penenun. Saya membuka usaha menjual kain tenun ini sejak tahun 2022 sejak saya mengajar di Sumba sampai sekarang saya telah dimutasi ke Kabupaten Alor. Untuk produk kain tenun ini saya menjalin kerja sama dengan kelompok mama-mama penenun,” Kata Yustina Laka.

Jenis motif kain tenun yang pasarkan seperti motif dari Kabupaten Sumba, Timor, Rote, Alor dan beberapa jenis motif tenun lainnya dari NTT. Dalam proses penjualan dilakukan secara off line dan on line dengan memanfaatkan beberapa media sosial.

“Di awal penjualan saya hanya menjual kain tenun Sumba tapi sekarang ada motif dari Timor, Rote, Sabu, Alor. Proses penjualan yang diseputaran Alor langsung datang beli di rumah, saya juga manfaatkan FB dan wa untuk menjual dan banyak pembeli ,” tutur Yustina Laka.

Dari usaha penjualan kain tenun berdampak positif dalam mendukung ekonomi keluarga. Dimana bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga para penenun dan juga Ia sebagai penjual kain tenun itu sendiri.

“Saya senang menjual kain tenun karena bisa membantu mama-mama setelah mereka tenun jual di saya mereka bisa dapat uang untuk membeli kebutuhan mereka. Sebaliknya saya juga dari hasil penjualan saya mendapat keuntungan," ucapnyam

Di sini ada hubungan timbal balik saling menguntungkan bagi penenun dan dirinya sebagai penjual. Sehingga pelaku usaha tenun harus diberi semangat untuk terus berkarya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....