PAD TTU Baru Mencapai Rp.43 Miliar Bupati Falent Minta Bapenda Maksimalkan

  • 25 Agt 2026 07:53 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Kefamenanu - Bupati Timor Tengah Utara, kembali mengingatkan Kepala Badan Pendapatan Daerah, supaya mengkoordinir semua Dinas Pengampu Pendapatan Asli Daerah (PAD) supaya bekerja lebih maksimal mengejar target pendapatan sesuai yang telah ditetapkan bersama DPRD. Karena berdasarkan hasil evaluasi realisasi PAD tahun anggaran 2026 yang hingga pertengahan Agustus baru mencapai Rp43,71 miliar atau 49,67 persen dari target sebesar Rp 88 miliar. Hal ini ditegaskan Bupati TTU Yosep Falentinus Dellasale Kebo saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Bupati pada Senin 24 Agustus 2026.

‎Menurut Bupati Falent bahwa, hingga Jumat lalu ketika pihaknya melakukan evaluasi realisasi PAD baru mencapai Rp 43,71 miliar dan per hari Senin kemarin PAD sudah di angka Rp 44 Miliar. Jadi waktu masih tersisa 4 bulan lagi ke depan maka semua Dinas Pengampu PAD harus konsen bekerja lebih maksimal.

‎"Setiap Dinas Pengampu PAD harus konsen bekerja, karena target pendapatan itu bukan hanya sekedar angka tetapi harus dikerjakan. Bagi para Kepala Dinas yang diberi tugas mencari PAD kalau tidak mencapai target pendapatan maka akan dievaluasi. Jika selama 2 tahun berturut-turut ada Kepala Dinas yang tidak mencapai target PAD sesuai yang ditetapkan maka kepala Dinas tersebut harus dicopot dari jabatannya", kata Bupati Falent tegas.

‎Ia mempersilahkan para Kepala Dinas supaya melakukan berbagai kegiatan yang sudah direncanakan, tetapi tidak boleh lupa dengan tanggungjawab yang diberikan oleh Pemkab TTU terkait capaian PAD. Jadi para Kepala Dinas harus memperhatikan hal ini. Karena pekan lalu telah ada evaluasi dan semua item sudah saya lihat sehingga masih ada waktu bagi tiap Dinas Pengampu PAD untuk mengejar ketertinggalan mengenai PAD", ujar mantan TNI ini.

‎"Perlu diketahui bahwa rata-rata di kecamatan yang jumlahnya 24 Kecamatan capaian PAD mereka sudah di atas 50 persen dan ada 2 kecamatan yang telah mencapai 100 persen. Sehingga Dinas lain harus memacu semangat kerja supaya mengejar PAD hingga akhir tahun 2026. Para Kepala Dinas harus mampu memberdayakan staf dan jangan bekerja sendirian karena nantinya menyusahkan diri sendiri", kata Bupati Falent.

‎Berkaca dari realisasi PAD tahun anggaran 2025 lalu yang mencapai Rp 69 miliar, maka sisa waktu yang ada masih 4 bulan harus dimaksimalkan ke depan supaya mencapai target PAD Rp 88 Miliar. Saat ini Dinas PUPR TTU yang capaian PAD masih rendah sekali dan baru 0, sekian persen dan Dinas PRKPP karena baru diberikan tanggung jawab mengelola Rusunawa. Selain itu, banyak juga Dinas Pengampu PAD yang capaian PAD mereka di bawah 50 persen dan ada juga Dinas yang sudah mencapai target PAD 60 persen (SK).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....