Digitalisasi dan Inovasi Pelayanan Pajak Daerah Belu

  • 17 Apr 2026 21:22 WIB
  •  Atambua
RRI.CO.ID,Atambua - Strategi optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Belu menurut Kepala Bapenda Egidius Marthen Manek,SSTP, berfokus pada penguatan tata kelola pajak dan retribusi.

Hal dimaksud di utarakan Egi kepada rri.co.id,Jumat 17 April 2026.
Menurut Egi, Strategi optimalisasi PAD salah satunya dengan pemanfaatan digitalisasi sistem untuk memudahkan transaksi serta menghindari hal-hal yang berkaitan dengan pengelolaan anggaran .

"Transformasi sistem pemungutan dari manual ke digital untuk meminimalisir kebocoran anggaran dan meningkatkan transparansi dalam pencatatan transaksi pajak dan retribusi,"ucapnya.

Langkah fokus optimalisasi untuk peningkatan PAD Belu,kata Egi,juga dengan melakukan intensifikasi pajak,memastikan kepatuhan dan memperbaiki data wajib pajak yang ada tanpa menambah jumlah wajib pajak baru,melalui pemeriksaan dan peningkatan kualitas data.

"Mengoptimalkan pemungutan pada objek pajak yang sudah ada, seperti Pajak Hotel, Restoran, dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), dengan memastikan seluruh wajib pajak terdaftar memenuhi kewajibannya secara akurat," ujar Egi.

Ekstensifikasi sumber pendapatan menurut Egi, merupakan bagian dari strategi optimalisasi PAD melalui perluasan basis wajib pajak dan obyek retribusi baru.

"Menggali potensi retribusi baru dari berbagai sektor jasa umum dan kekayaan daerah yang selama ini belum terkelola secara maksimal untuk menambah pundi-pundi daerah," ucapnya.

Egi menegaskan, Bapenda Belu juga melakukan penguatan pengawasan dengan monitoring rutin terhadap kepatuhan wajib pajak di lapangan guna memastikan realisasi pendapatan sesuai dengan target yang telah ditetapkan dalam APBD.

"Upaya ini sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah pada masa kepemimpinan saat ini, untuk meningkatkan kemandirian fiskal Kabupaten Belu," tutur Egi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....