Disiplin Anggaran sebagai Strategi Hadapi Kenaikan Harga
- 11 Apr 2025 00:20 WIB
- Atambua
KBRN, Atambua: Kenaikan harga kebutuhan pokok akibat inflasi semakin menjadi tantangan bagi generasi muda. Salah satu solusi yang dianjurkan adalah menerapkan disiplin dalam pengelolaan anggaran.
“Anggaran harian atau mingguan bisa membantu mengatur pengeluaran dan mencegah pemborosan,” ujar Sarjana Akuntansi, Universitas Katolik Widya Mandira Kupang , Euphrasia Dewanti Peni Keraf. Jumat (11/04/2025).
Euphrasia menjelaskan bahwa langkah awal yang perlu dilakukan adalah mencatat semua pemasukan dan pengeluaran. Dengan cara ini, anak muda dapat mengetahui ke mana uang mereka mengalir dan apa yang perlu dikurangi.
Lebih lanjut dikatakannya, penting untuk memprioritaskan kebutuhan pokok dan menunda pembelian yang tidak mendesak. Hal-hal seperti makanan, tempat tinggal, transportasi, serta tabungan harus menjadi prioritas utama.
Ia juga menyarankan untuk mulai menyisihkan dana darurat sebesar tiga hingga enam bulan biaya hidup. Dana ini berfungsi sebagai cadangan jika terjadi kondisi tak terduga, terutama saat inflasi sedang tinggi.
“Dana darurat sangat penting agar kita tidak bergantung pada utang saat menghadapi krisis,” katanya. Menurutnya, Investasi yang tepat dinilai mampu menjaga dan meningkatkan nilai uang lebih baik dibanding hanya menabung. Saham, reksadana, atau aset lainnya dapat dipertimbangkan sejak dini sesuai kemampuan.
Lebih lanjut ia mengatakan, kesalahan umum anak muda adalah menunda investasi dan terus membelanjakan uang tanpa rencana. Kondisi ini bisa memperparah keadaan finansial saat harga barang terus naik.
“Kunci utama menghadapi inflasi adalah kedisiplinan dalam mengelola keuangan dan konsistensi menjalankannya,” katanya.
Euphrasia berharap anak muda mulai lebih sadar bahwa keuangan yang sehat dimulai dari kebiasaan kecil yang teratur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....