Optimalkan Potensi Lokal untuk Kemandirian Ekonomi Perempuan
- 18 Mei 2026 22:48 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID,Atambua - Direktur eksekutif Inisiasi Masyarakat Adat (IMA) Indonesia Nukila Evanty berpendapat bahwa pemberdayaan potensi lokal untuk ekonomi perempuan dan kesetaraan berfokus pada pengakuan hak,peningkatan kapasitas dan keterlibatan perempuan dalam pengambilan keputusan.
‘’Pemberdayaan ekonomi berbasis kearifan lokal bagi perempuan bukan sekadar memberikan bantuan modal,melainkan sebuah gerakan pemenuhan hak yang inklusif,’’ tuturnya kepada rri.co.id, Senin 18 Mei 2026.
Menurut Nukila Evanty, kedaulatan sumber daya alam dan potensi lokal bagi perempuan adat sangat erat kaitannya dengan pengakuan hak kolektif dan keadilan gender. ‘’Perempuan adat adalah penjaga utama ruang hidup, keanekaragaman hayati, dan ketahanan pangan.’’
Ia juga mendorong perempuan untuk mengelola komoditas unggulan daerah seperti pertanian,kerajinan dan tenun tradisional guna mencapai kemandirian finansial. ’’Langkah ini bertujuan memutus rantai ketergantungan ekonomi dan memberdayakan perempuan sebagai motor penggerak ekonomi yang inklusif,’’ ucap Nukila.
Pemberdayaan perempuan adat dan pelestarian budaya saling berkaitan erat,kata Nukila,di mana perlindungan ruang hidup seperti hutan adat sangat krusial agar perempuan dapat mandiri secara ekonomi.
‘’Memastikan masyarakat adat tidak hanya bertahan dari ancaman perampasan ruang hidup, tetapi juga mandiri dan berdaya dengan memanfaatkan potensi alam yang dikelola secara lestari,’’ katanya.
Nukila menegaskan,peningkatan kapasitas dan kelembagaan ekonomi masyarakat adat khusus bagi perempuan mencakup pelatihan partisipatif untuk mengasah keterampilan teknis, manajemen usaha, dan literasi hukum, serta penguatan koperasi/UMKM guna membentuk ekosistem ekonomi kolektif yang bisa memperluas akses pasar.
‘’Ketika pendapatan perempuan meningkat, kualitas hidup keluarga dalam hal pangan, kesehatan, dan pendidikan anak akan ikut terangkat secara signifikan,’’ ujar Nukila.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....