Rumah Hanasta, Bangun Ekosistem Berkelanjutan di Pulau Solor
- 06 Jun 2026 17:48 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID,Atambua - Founder rumah kedai kopi dan Taman Baca Masyarakat (TBM) Hanasta Kabupaten Flores Timur Eduard Sogen mengatakan, integrasi antara literasi dan komoditas lokal merupakan langkah krusial untuk membangun ekosistem yang berkelanjutan.
"Konsep penggabungan TBM dengan ruang menikmati kopi lokal seperti kopi lamaole bukan sekadar strategi bisnis. Melainkan sebuah gerakan sosial dan ekonomi terpadu," ujar pria yang karib disapa Edo ini kepada rri.co.id, Jumat 5 Juni 2026.
Sebagai penggagas rumah Hanasta, Ia juga berkomitmen mendampingi petani kopi di kampung lamaole. "Melalui ruang kedai, kami membantu meningkatkan kapasitas petani, menjaga kualitas panen dan memastikan harga yang adil bagi produsen lokal," tuturnya.
Menurut Edo Sogen, taman baca konvensional sering kali kesulitan bertahan karena keterbatasan dana. "Kedai kopi berfungsi juga sebagai penyokong finansial mandiri agar operasional taman baca dapat terus beroperasi."
Integrasi ini menciptakan wadah belajar yang santai bagi masyarakat pulau Solor.
"Sembari menikmati hasil bumi sendiri, warga bisa mengakses literasi, berdiskusi dan mengembangkan potensi daerah," ucapnya.
Edo menegaskan, melalui kolaborasi, komoditas lokal seperti kopi robusta lamaole, dapat mendorong produk ini naik kelas. Bahkan hingga dipromosikan di Festival Bale Nagi, juga dipamerkan di Sarinah Jakarta.
"Kerja sama multi-pihak ini membuktikan bahwa literasi membaca dan penguatan literasi ekonomi berbasis potensi desa bisa berjalan beriringan. Semua kami lakukan demi memajukan masyarakat kepulauan," tutur Edo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....