Ruang Fiskal Terbatas, Wabup TTU Ajak OPD Optimalkan Demi Kesejahteraan Masyaraka
- 30 Sep 2026 19:25 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Kefamenanu - Penetapan Perubahan APBD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Tahun Anggaran 2026 diwarnai dengan penekanan kuat pada efisiensi belanja daerah dan program pemerintah pada tiap OPD harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat TTU secara keseluruhan. Setiap OPD diingatkan untuk bertindak lebih cermat di tengah efisiensi anggaran yang begitu ketat serta tingginya tuntutan kebutuhan masyarakat.
Hal ini ditegaskan Wakil Bupati TTU Kamilus Elu, SH, saat menghadiri Rapat Paripurna Penetapan Perda Perubahan APBD 2026 di Gedung DPRD TTU, pada Senin 28 September 2026.
Wakil Bupati Kamilus menekankan supaya seluruh jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemkab TTU harus mampu mengubah pola kerja dalam mengelola keuangan daerah. Karena saat ini kita semua mengetahui kemampuan fiskal daerah kita sangat terbatas.
"Saya berharap seluruh perangkat daerah memiliki prinsip yang sama, supaya jangan bekerja hanya untuk menghabiskan anggaran, tetapi bekerjalah untuk menghasilkan perubahan bagi masyarakat TTU yang kita layani. Ukuran keberhasilan kita bukan hanya persentase serapan anggaran, melainkan mengacu pada outcome dan manfaat yang dirasakan masyarakat," ujar Kamilus tegas.
Lebih jauh Wakil Bupati Kamilus menyatakan bahwa, Perubahan APBD 2026 harus menjadi alat dalam merespons dinamika perekonomian dan kebutuhan masyarakat yang mendesak. Jadi tidak boleh ada program dari OPD yang kehilangan relevansi atau berbiaya besar namun sumbangsih terhadap rakyat minim dan itu tidak dibenarkan.
"Setiap rupiah APBD TTU adalah amanah. Satu rupiah yang dibelanjakan harus memiliki alasan, program kerja tiap OPD harus mempunyai tujuan, dan kegiatan punya ukuran keberhasilan. Keterbatasan fiskal bukan alasan berhenti bergerak, melainkan harus membuat kita lebih kreatif, efisien, dan berani menentukan program prioritas yang pro terhadap masyarakat," ujar Kamilus.
Calon tunggal Ketua DPD II Golkar TTU ini mengajak semua pihak terutama DPRD TTU dan semua perangkat daerah untuk merawat persatuan, memperkuat kolaborasi dan terus berjalan bersama membangun Timor Tengah Utara yang sejahtera, maju dan berdaya saing. Jangan biarkan anggaran tidur di dalam dokumen, tetapi biarkanlah anggaran itu hidup di tengah masyarakat", kata Wakil Bupati Kamilus(SK).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....