Air Laut Dingin Alor Kecil Jadi Daya Tarik Wisata dan Hidupkan UMKM Masyarakat

  • 18 Sep 2026 10:00 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Fenomena Air Laut Dingin di Desa Alor Kecil, Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor, menjadi daya tarik wisata yang membuka peluang bagi UMKM masyarakat. Saat fenomena ini terjadi, suhu air laut turun drastis dan ikan-ikan muncul ke permukaan, menarik wisatawan untuk datang dan menyaksikannya secara langsung.

Air Laut Dingin biasanya terjadi pada periode tertentu antara Agustus hingga November. Suhu permukaan laut di Alor Kecil dapat turun hingga mendekati 10 derajat Celsius dalam waktu satu sampai dua jam.

Kepala Desa Alor Kecil, Asywad Kossah, mengatakan keberadaan Air Laut Dingin dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengembangkan usaha yang berkaitan dengan kunjungan wisatawan.

“Dengan hasil kajian dari UNTRIB dan UNDIP, kita bisa memprediksi kapan Air Laut Dingin bisa terjadi di Desa Alor Kecil,” kata Asywad kepada rri.co.id, Senin 14 September 2026

Menurutnya, kepastian waktu kemunculan Air Laut Dingin membantu masyarakat menyiapkan usaha lebih awal. Pelaku UMKM dapat menyiapkan berbagai produk lokal, seperti tenun ikat, kerajinan, dan kuliner untuk ditawarkan kepada wisatawan.

“Dengan adanya wisatawan yang datang, masyarakat bisa menyiapkan hasil usaha mereka, termasuk tenun ikat, kerajinan dan kuliner untuk dijual,” ujar Asywad.

Selain produk UMKM, pemerintah desa mendorong masyarakat menyiapkan homestay dan warung kecil. Kehadiran usaha tersebut dapat memenuhi kebutuhan wisatawan sekaligus memberikan tambahan pendapatan bagi masyarakat.

Pengembangan Air Laut Dingin sebagai objek wisata diharapkan terus memberi ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha. Dengan kunjungan wisatawan, fenomena alam tersebut tidak hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga dapat menghidupkan UMKM dan menggerakkan ekonomi masyarakat Desa Alor Kecil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....