Semangat Wisma Raya II Satukan Pariwisata, Budaya, dan Ekonomi Alor

  • 14 Sep 2026 05:16 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Pekan Wisma Raya II Tahun 2026 dan Festival Aladin Kabupaten Alor resmi dibuka sebagai bagian dari upaya mendorong sektor pariwisata sekaligus pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung selama enam hari, mulai 9 hingga 14 September 2026.

Pekan Wisma Raya II menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan yang melibatkan pemerintah, pelaku UMKM, komunitas, pelaku ekonomi kreatif, serta masyarakat. Kegiatan ini menjadi ruang untuk mempromosikan potensi pariwisata, budaya, dan produk lokal Kabupaten Alor kepada wisatawan maupun masyarakat luas.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Alor, Muhammad Baesaku, mengatakan Pekan Wisma Raya II memberikan dampak terhadap pertumbuhan UMKM dan transformasi ekonomi daerah. Menurutnya, kegiatan tersebut membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berusaha, berkreasi, sekaligus mempromosikan berbagai hasil olahan lokal.

“Pekan Wisma Raya, Wisata Maju Raya Sejahtera II Tahun 2026 berdampak pada pertumbuhan UMKM dan transformasi ekonomi. Uang beredar di masyarakat, kesempatan untuk berusaha dan berkreasi dengan memanfaatkan peluang untuk mempromosikan hasil olahan masyarakat, sehingga pertumbuhan ekonomi dapat tercapai,” ujar Muhammad Baesaku.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Alor, Melkisedek Bely, mengatakan pemerintah daerah terus mendorong pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah. Kekayaan alam laut, budaya, adat istiadat, dan berbagai destinasi wisata menjadi modal besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Alor terus mendorong pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah, karena Alor memiliki kekayaan alam laut, budaya, adat istiadat, dan destinasi wisata yang menjadi modal besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang terakumulasi juga di dalam Tripalawa Kabupaten Alor,” kata Melkisedek Bely.

Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melkiades Laka Lena, yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NTT, Alexon Lumba, mendorong agar semangat Pekan Wisma Raya tidak berhenti setelah festival berakhir. Menurutnya, diperlukan keberlanjutan dalam pembinaan UKM, pengembangan produk, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengemasan, pemasaran, hingga pemanfaatan teknologi digital.

“Saya mendorong agar semangat Pekan Wisma Raya tidak berhenti ketika festival ini berakhir. Harus ada keberlanjutan dalam pembinaan UKM, pengembangan produk, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengemasan, pemasaran, hingga pemanfaatan teknologi digital,” ujar Alexon Lumba.

Alexon juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas kreatif, UMKM, generasi muda, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh masyarakat dalam mengembangkan pariwisata serta ekonomi kreatif di Kabupaten Alor.

Melalui pelaksanaan Pekan Wisma Raya II dan Festival Aladin, pemerintah berharap semakin banyak pelaku UMKM memperoleh peluang untuk mengembangkan dan memasarkan produk lokal. Kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kreativitas dan kualitas sumber daya manusia di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif.

Pekan Wisma Raya II sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat citra Kabupaten Alor sebagai destinasi wisata unggulan dengan mengintegrasikan potensi alam, budaya, ekonomi kreatif, olahraga, dan aktivitas masyarakat dalam satu rangkaian kegiatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....